Breaking News:

Kisah Haru Perawat di Bontang Tangani Pasien Covid-19, Dua Bulan tak Bisa Peluk dan Cium Anak Istri

Perawat dan tim medis menjadi pejuang garda depan dalam upaya penanggulangan pandemi Virus Corona (covid-19).

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/M FACHRI RAMADHANI
Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bontang, Surya Wijaya usai menyampaikan curahan hatinya di hadapan Walikota Bontang, Neni Moerniaeni di Pendopo Rujab Walikota. 

Sama halnya dengan virus yang tak terlihat. Bila masuk ke dalam tubuh, tak langsung bisa dirasakan. Butuh beberapa waktu sampai akhirnya menimbulkan gejala, bahkan bisa saja tanpa disadari seseorang jadi pembawa virus kemudian menularkan ke orang lain.

"Mengutip kata seorang ustadz, mengapa kita diminta jangan mengikuti sesuatu yang salah. Kalau ada kafe yang buka, jangan sampai kita ikut. Janganlah sampai kesalahan seseorang jadi pembenaran bagi kita melakukan kesalahan yang sama," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved