Breaking News:

Ramadhan

Walikota Bontang Tidak Ingin Ada Klaster Idul Fitri, Salat Id di Rumah Saja Tangkal Virus Corona

Penentuan Shalat Idul Fitri pada hari lebaran di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur ditentukan, Rabu (20/5/2020) di pendopo rumah jabatan Walikota

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI
Penentuan Shalat Idul Fitri pada hari lebaran di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur ditentukan, Rabu (20/5/2020) di pendopo rumah jabatan Walikota Bontang. 

“Jangan sampai karena sehari saja bisa menimbulkan dampak yang lebih besarp,” tegasnya.

Senada Kepala Kementerian Agama Kota Bontang Muhammad Isnaini tetap menganjurkan salat idul fitri di rumah. Pihaknya juga telah membuat pedoman salat Id di rumah beserta khutbah singkat yang diklaim telah disebarluaskan ke masyarakat.

“Kita tahu ada klaster Gowa. Jangan sampai klaster Idul Fitri ada," ucapnya.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Anggaran Dinas PUPR Penajam Paser Utara Terpangkas Rp 70 Miliar

Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Kala Pandemi Corona, Berikut Penjelasan dan Hukum Kutbah 

Ketua IDI Bontang dr Suhardi dan Ketua PPNI Bontang, Surya Wijaya menebalkan pandangan bagaimana bila masih dilakukan aktifitas dengan pengumpulan massa maka potensi penyebaran Covid-19 semakin besar.

"Lebih baik merawat 50 pasien ketimbang 1 pasien positif," ujar Suhardi.

Di akhir, Walikota Bontang Neni Moerniani mengatakan berdasarkan hasil musyawarah seluruh elemen yang hadir tetap mengimbau masyarakat agar melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Dari hasilnya kita mufakat mengimbau salat di rumah masing-masing," ungkapnya.

Putus Mata Rantai Penyebaran Corona

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved