Idul Fitri

Ada Pawai Takbiran Keliling di Tengah Pandemi Corona, Polisi akan Menghalau Mengambil Langkah Tegas

Melakukan takbiran tidak saja di masjid atau musholah, pada umumnya juga dilakukan di beberapa jalan raya, melakukan takbiran keliling.

TRIBUNKALTIM.CO / FACHMI RACHMAN
ILUSTRASI - Beberapa remaja mengikuti pawai takbiran dengan menggunakan mobil bak terbuka saat melintas di depan halaman Kantor Walikota Balikpapan, Kamis (31/8/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, AMBON - Biasanya di malam hari, atau satu hari sebelum hari raya Idul Fitri, warga muslim selalu kumandangkan takbiran. 

Melakukan takbiran tidak saja di masjid atau musholah, pada umumnya juga dilakukan di beberapa jalan raya, melakukan takbiran keliling. 

Namun mengingat sekarang ini masih masuk pandemi Corona atau covid-19 maka kegiatan takbiran keliling telah berubah. Seperti halnya yang ada di Kota Ambon, Provinsi Maluku

Aparat kepolisian di Kota Ambon akan mengambil langkah tegas apabila ada warga yang memaksa melakukan pawai takbiran kekiling untuk menyambut malam Idul Fitri 1441 Hijriah di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Baca Juga: Orang Tanpa Gejala Bawa Virus, Menteri Agama Fachrul Razi Minta Warga tak Open House Idul Fitri

Baca Juga: Walikota Bontang Tidak Ingin Ada Klaster Idul Fitri, Salat Id di Rumah Saja Tangkal Virus Corona

“Kami akan ambil langkah tegas, kami akan menghalau mereka jika ada yang memaksa untuk melakukan pawai takbiran keliling,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohirat, kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2020) malam.

Roem menuturkan, untuk menghindari pawai takbiran di Kota Ambon, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario, di antaranya penempatan personel di sejumlah kawasan, termasuk penutupan sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

“Tentu kami akan tempatkan personel di sejumlah kawasan yang telah ditentukan dan kami juga melakukan penyekatan sejumlah ruas jalan,” kata dia.

Baca Juga: 3 Pasien covid-19 Kluster GKII Langap Malinau Dinyatakan Sembuh, Termasuk Bocah 9 Tahun di Bulungan

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved