Perketat PSBB Saat Lebaran, Sejumlah Lokasi Wisata di Tarakan Ditutup

Menjelang hari raya Idul Fitri, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara semakin diperketat.

TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Walikota Tarakan, dr Khairul meminta pantai Amal ditutup hingga pasca lebaran. 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN- Menjelang hari raya Idul Fitri, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara semakin diperketat.

Bahkan Walikota Tarakan, dr Khairul meminta kepada instansi terkait untuk melakukan penindakan secara tegas.

Mengingat di tahap yang kedua PSBB ini penegasan penindakan bukan lagi berupa himbauan.

"Saya ingatkan kepada dinas terkait ini seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perindakop, Satpol PP termasuk Dinas Perizinan dan bagian hukumya, kita minta mereka melakukan penindakan secara tegas ya

Jadi sekarang bukan lagi himbauan secara mulut, dikasih surat peringatan, peringatan 1, hari berikut kalau masih melanggar, kasih peringatan 2, kalau hari ketiga masih lagi, segel sudah, ndak usah ditanya-tanya lagi. Kalau misalnya counter HP (handphone), angkat HPnya,"jelas dr. Khairul, Jumat (22/5/20).

Baca Juga

Cara Dapat SIKM Secara Online Agar Bisa Keluar Masuk Wilayah Jakarta Selama Masa PSBB

BNPB Pusat ke Sanggata Kutai Timur, Ingatkan Penerapan PSBB Bukan Keputusan dari Bupati Saja

Disebut Tak Konsisten, Luhut Tegas Pasang Badan untuk Jokowi, Soal Penanganan Covid-19 dan PSBB

Ia menegaskan, bahwa tidak ada pelonggaran PSBB di Kota Tarakan. Dirinya juga menambahkan akan memperpanjang masa PSBB hingga tahap ke 3, jika masih terdapat pelanggaran.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved