Virus Corona di Balikpapan

Walikota Balikpapan Rizal Effendi Ingatkan, Lebaran Idul Fitri Kegiatan Usaha Hiburan Harus Ditutup

Upaya tegas dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan, menyikapi kemungkinan padatnya aktivitas di luar rumah saat Lebaran Idul Fitri 2020.

TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO ADI WIDANANTO
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Walikota Balikpapan Rizal Effendi, mengumumkan perkembangan terbaru terkait data jumlah kasus Corona atau covid-19 di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Upaya tegas dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan, menyikapi kemungkinan padatnya aktivitas di luar rumah saat Lebaran Idul Fitri 2020 di tengah pandemi virus Corona.

Meskipun berat, pemerintah harus tegas memutuskan untuk menutup sejumlah mall dan pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata yang memungkinkan adanya kerumunan massa.

Demikian ditegaskan oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat ditemui TribunKaltim.co. Alasan Rizal Effendi, guna menghindari penyebaran virus Corona bertambah parah.

Juga ada bentuk larangan melakukan ibadah di masjid maupun di lapangan yang melibatkan banyak massa.

Baca Juga: Kisah Keluarga Penjual Kopi di Samarinda, Sejak Pandemi Corona, Tinggal di Warung Tempat yang Sempit

Baca Juga: Jenis Usaha Laris Kala Pandemi Corona, Ceruk Manis Bisnis Parcel dan Paket Sembako di Sangatta Kutim

"Mengumumkan kepada masyarakat bahwa selama lebaran Idul Fitri semua kegiatan usaha hiburan dan kegiatan usaha lainnya itu ditutup. Beberapa ruas jalan utama juga ditutup, tidak ada objek wisata yang dibuka," ungkap Rizal Effendi, Jumat (22/5/2020).

"Semua tempat bermain, bioskop, tempat hiburan dan tempat bermain anak-anak juga ditutup. Juga tidak ada pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri secara berjamaah di mesjid, mushala maupun di lapangan," tegasnya.

Pusat perbelanjaan juga mulai ditutup tanggal 24 hingga tanggal 26 Mei 2020. Kebijakan ini diambil pemerintah kota, tujuannya sama, untuk menghindari penyebaran virus Corona yang semakin membabi buta.

"Yang kemarin secara nasional kita tahu pertambahan-nya sangatlah signifikan, jumlahnya dua kali lipat. Menjadi 937 orang yang terkonfirmasi positif. Yang biasanya hanya 300 sampai 400 orang saja," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved