Virus Corona

Di Jayapura Aparat Bubarkan Kerumunan Warga yang Konsumsi Miras, Satu Tewas, Keluarga Blokade Jalan

Seorang warga di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, tewas saat menghindar dari semprotan "water canon" milik aparat.

Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Pemusnahan miras hasil razia selama Ramadhan 

TRIBUNKALTIM.CO, JAYAPURA - Seorang warga di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, tewas saat menghindar dari semprotan "water canon" milik aparat. Itu terjadi ketika aparat gabungan tengah berupaya membubarkan sekelompok warga yang berkumpul dan mengkonsumsi minuman beralkohol ( miras ) di tempat umum.

Pembubaran dilakukan di tengah pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Jayapura mulai pukul 14.00 hingga 06.00 WIT untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020) memberikan kronologi kejadian tersebut.

"Pada Senin (25/5/2020), pukul 17.30 WIT bertempat di areal Restaurant Tenderloin Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura telah terjadi kasus jatuhnya seorang masyarakat bernama Justinus Silas Dimara (dalam kondisi dipengaruhi minuman keras) saat menghindari semprotan Tim Covid-19 Provinsi Papua," ujarnya.

Baca juga; Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal dari Palu, Hampir 1 Ton Cap Tikus Disita Polisi

Baca juga; Tim Opsnal Polsek Balikpapan Utara Ringkus Penjual Miras, Dua Karung CT Diamankan

Baca juga; Dengan Mengantongi Botol Sisa Miras Oplosan, Pria di Samarinda Ini Ditemukan Meninggal

Polisi sudah menggunakan cara persuasif

Kamal menegaskan, sebelum melakukan penyemprotan, tim dari Satgas sudah berusaha membubarkan kelompok warga tersebut dengan cara persuasif. Namun karena mereka tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka aparat menyempotkan air dari mobil water canon.

"Karena korban dan para saksi yang dipengaruhi minuman keras tidak mengindahkan imbauan petugas, sehingga dilakukan tindakan Kepolisian dengan cara penyemprotan air menggunakan mobil AWC kepada sekelompok masyarakat tersebut agar membubarkan diri," kata Kamal.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved