Prediksi Pendaftaran Siswa Baru Dibuka Juni, Pemkab PPU Siapkan Ancang-ancang Ini

Pendaftaran penerimaan siswa baru diprediksi Juni, Kabupaten Penajam Paser Utara PPUsiapkan pendaftaran online

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
ILUSTRASI - Penerimaan Siswa Baru 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( Disdikpora ) berencana akan melaksanakan penerimaan siswa baru 2020 secara daring atau online untuk tingkat SD dan SMP.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari aktivitas perkumpulan saat pelaksaan pendaftaran sekolah ditengah Pandemi covid-19.

Dalam gak itu, Kepala Disdikpora PPU, Alimuddin mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan kebutuhan untuk mewujudkan keinginan penerimaan siswa baru secara online yang direncanakan pada Juni 2020 mendatang.

Tempat Wisata Ditutup Sementara, Polres PPU Dirikan Pos Penyekatan, Berikut Titik-titiknya

Update Covid-19 di PPU, Senin (25/5/2020), Hari Ini Ada Tambahan 1 ODP, Total Kasus Masih 250

Pendaftaran SBMPTN 2020, Cek Prodi Daya Tampung Terbesar di UI, UGM, ITB dan UNDIP Sebelum Daftar!

“Jadi orang tua atau calon siswa bisa tidak repot-repot lagi datang langsung ke sekolahan,” ujarnya.

Sementara itu ucap dia, penerimaan secara online yang dilakukan Disdikpora PPU nantinya hanya dilakukan bagi calon siswa di tingkat SD dan SMP saja.

“Karena SMA bukan kewenangan pemerintah daerah, tapi wewenangnya di provinsi,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, sistem penerimaan siswa baru secara online tersebut merupakan bagian dari tuntutan perkembangan zaman dan itu sejalan dengan visi dan misi kabupaten saat ini yaitu meniadi PPU yang Maju, Modern dan Religius.

“Jadi nanti itu ada website sendiri, mudahan segera rampung dan sebelum pelaksaan nanti akan diuji coba terlebih dahulu,” ungkapnya.

Alimuddin manmbahkan, walaupun masih terdapat sebagian orang tua siswa yang belum memiliki handphone android atau laptop untuk mengakses internet, namun itu bukan halangan untuk melakukan terobosan yang lebih baik.

Kemudian ucap dia, untuk penerimaan siswa baru juga nantinya masih menerapkan ketentuan sebelumnya, yakni sistem zonasi.

Calon siswa yang diluar zona tidak dapat diterima oleh pihak sekolah.

“Jadi untuk mengantisipasi yang tidak bisa melakukan secara online, kami tetap membuka pendaftaran secara manual,“ pungkasnya.

(*)

TribunKaltim.co / Aris Joni

Penulis: Aris Joni
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved