Breaking News:

Properti

Sepakat Relaksasi, REI Sebut Penting untuk Pengusaha Properti di Tengah Pandemi Covid-19

Sepakat relaksasi, REI sebut penting untuk pengusaha properti di tengah pandemi covid-19 Virus Corona

TribunKaltim.co / Heriani
Wakil Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan, Andi Arief Mulya 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penurunan terhadap minat properti semakin parah dengan pandemi covid-19.

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan mencatat kredit konsumsi kepemilikan rumah pada triwulan I 2020 turun -2,98 persen.

Semakin turun dari kuartal IV 2019 sebesar -0,65 persen.

REI Balikpapan Soroti Cara Pembelian Properti MBR Perumahan Jokowi, Pakai 2 Aplikasi Sistem Online

Nasib Penjualan Properti Ikut Terimbas Pandemi Covid-19, Rumah Besar Hingga Kecil Promo Sepi Peminat

Harga Properti Melambat, Penjualan Mulai Anjlok 43 Persen, 30 Juta Pekerja Berpotensi Kena PHK

Perlambatan ekonomi akibat pandemi turut menekan bisnis properti sepanjang tahun ini.

Apalagi permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) terus melambat di tengah pandemi covid-19.

Oleh karena itu, Real Estate Indonesia ( REI ) Balikpapan meminta kepada pemerintah agar pengusaha properti diberikan relaksasi.

Sektor ini juga tidak semuanya besar.

Ada yang proyek garapan yang mampu di perumahan kecil atau menengah.

"Lini inilah yang perlu dibantu.

Dalam menggerakkan ekonomi di Balikpapan, mereka butuh modal.

Aset yang dipunya tidak akan termanfaatkan jika minim dana," ungkap Wakil Ketua Komisariat Real Estate Indonesia ( REI ) Balikpapan, Andi Arief Mulya.

Untuk membangun properti butuh bantuan liquiditas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved