Bobol Rumah Kosong di Samarinda, Polisi Ringkus 5 Orang, Salah Satunya Ada Pelaku Curanmor

Aksi bobol rumah kosong di Jalan Merdeka 1 Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, pelaku curanmor

TRIBUNKALTIM.CO/BUDI DWI PRASETIYO
Aksi bobol rumah kosong di Jalan Merdeka 1 Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, polisi kemudian menangkap pelaku, di antaranya ada keterlibatan pelaku yang biasa lakukan curanmor, Rabu (27/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi bobol rumah kosong di Jalan Merdeka 1 Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, polisi kemudian menangkap pelaku, di antaranya ada keterlibatan pelaku yang biasa lakukan curanmor

Pelaku diamankan pada Rabu (20/5/2020) lalu sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan KH Samanhudi (eks wisma citra) Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda.

Terungkapnya hal tersebut saat anggota opsnal Jatanras Polresta Samarinda, melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana pembobolan rumah kosong.

Saat hendak menawarkan salah satu barang curiannya, yakni AC, para pelaku yang berjumlah lima orang terekam CCTV.

Baca Juga: Update Virus Corona di Penajam Paser Utara, Kasus Covid-19 Relatif Menurun Tidak Ada Penambahan

Baca Juga: Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah, Disdikbud Balikpapan Berencana Gunakan Sistem Shift

Kemudian saat itu juga, para pelaku pun langsung diamankan petugas dan dibawa ke Mako Polresta Samarinda guna proses lebih lanjut.

Saat, dilakukan introgasi ternyata salah satu pelaku yakni Mulyono alias Iyon (34) warga Jalan Bojonegoro Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran, telah melakukan pencurian sepeda motor atau curanmor dengan Nopol KT 2792 BCD, pada Minggu (14/10/2018) lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kanit Jatanras Polresta Samarinda, Iptu Abdul Rauf saat dikonfirmasi Rabu (27/2020) hari ini.

"Jadi, saat kami lakukan penyelidikan pembobolan rumah, kami amankan 5 pelaku dan ternyata saat diperiksa satu diantaranya pelaku curanmor 2018 lalu," jelasnya.

Baca Juga: Berikut 25 Daerah yang Mulai Bersiap Terapkan New Normal, Adakah Kota Tarakan Kalimantan Utara?

Lebih lanjut dikatakannya karena dari pihak korban tidak merasa keberatan atas pembobolan rumah tersebut, jadi tidak dilakukan proses dan empat pelaku lainnya hanya diamankan 1x24 serta wajib lapor.

"Sedangkan satu pelaku kami proses, terkait curanmor," ucapnya.

"Dan sebenarnya diantara satu pelaku tersebut ini ada Narapidana Asimilasi, tetapi karena korban tidak keberatan, tidak dilakukan proses hukum," pungkasnya.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved