Virus Corona

Lion Air Group Hentikan Sementara Operasional Penerbangan Penumpang Berjadwal, Ini Pertimbangannya

Tiga maskapai Lion Air Group hentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal, ini pertimbangannya.

Tribunnews/Jeprima
Sejumlah pesawat Lion Air terparkir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (30/4/2020). Tiga maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group memilih menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal, ini pertimbangannya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tiga maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group memilih menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal, ini pertimbangannya.

Sebanyak tiga maskapai penerbangan yang tergabung dalam Lion Air Group, yakni Lion Air, Batik Air dan Wings Air memilih menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal.

Ada sejumlah pertimbangan dari pihak manajemen, bagi calon penumpang, begini Lion Air memberikan sarannya.

Penghentian sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal adalah untuk jaringan domestik. 

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/5/2020), Lion Air Group mengaku mendukung pemerintah terkait dengan usaha pencegahan penyebaran coronavirus Disease 2019 ( covid-19 ).

Dukungan itu lewat peran serta aktif melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di setiap lingkungan dan aktivitas perusahaan serta mensosialisasikan di lingkungan sekitar perusahaan.

Lion Air Kembali Buka Penerbangan Mulai 10 Mei 2020, Ini Syarat yang Wajib Diikuti Calon Penumpang

Mulai 3 Mei 2020 Lion Air Group Kembali Terbang, Hanya untuk Kalangan Tertentu, Ini Syaratnya

Lion Air Beroperasi Lagi, Harga Tiket Jakarta Semarang Rp 435 Ribu, Terbang ke Pontianak Rp 856 Ribu

Lion Air Kembali Layani Penerbangan Domestik Mulai 3 Mei 2020, Dapat Izin Khusus dari Kemenhub

Lion Air Group menyimpulkan, berdasarkan evaluasi atas pelaksanaan operasional penerbangan sebelumnya, banyak calon penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak bisa terbang.

Penumpang, lanjut Lion Air Group, harus kembali dengan segala biaya yang telah dikeluarkan (kerugian), hanya karena ketidaktahuan atau ketidakpahaman atas ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi untuk dapat melaksanakan perjalanan dengan pesawat udara.

Oleh karena itu, lanjut Lion Air Group, para calon penumpang dianggap masih membutuhkan sosialisasi yang lebih intensif.

Sosialisasi tersebut agar penumpang lebih mengetahui dan memahami secara jelas terkait dengan ketentuan-ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan untuk rencana bepergian menggunakan pesawat udara.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved