Polisi Ungkap Kasus Percobaan Begal Bersenjata di Bontang, Tenyata Ini Fakta Sebenarnya

Masih ingat upaya begal bersenjata di Bontang Lestari. Akhirnya kepolisian berhasil mengungkap kasus tersebut. Satu orang jadi tersangka

tribun jabar
Ilustrasi begal 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Masih ingat upaya begal bersenjata di Bontang Lestari. Akhirnya kepolisian berhasil mengungkap kasus tersebut. Satu orang jadi tersangka. Namanya Rahman (43) kini ia mendekam di sel Mapolres Bontang.

Kepada petugas, Rahman saat kejadian tersebut kebetulan lewat tempat kejadian perkara. Ia menyetop langkahnya lantaran curiga melihat mobil berhenti di tempat sepi. Saat diperhatikan dengan seksama mobil tampak bergoyang-goyang.

Persisnya di Simpang Tiga Pos KM53 PT Badak Jalan Soekarno-Hatta Bontang. Korban menggunakan mobil Daihatsu Ayla warna oranye dengan nomor polisi KT 1440 RP.

Namun setelah didekati pelaku, ia tak melihat adanya perbuatan mesum yang dilakukan pengendara mobil yang saat itu sedang bersama teman perempuannya.

Pelaku diketahui sempat mengetuk pintu mobil. Korban kaget. Mobil langsung mundur dan terperosok di parit. Nah, saat itu pelaku kemudian meminta uang dan telepon genggam dengan paksa.

Ia sempat mengancam dan mengambil kunci mobil yang dikendarai korban. Caranya dengan mencabut kunci kontak dari tempatnya.

Baca juga; NEWS VIDEO Lebaran H+1, Banyak Warga Bontang dan Samarinda Datang ke Kutim Sekedar Silahturahmi

Baca juga; Ketua IDI Bontang Respon Wacana Relaksasi, Akui Bikin Tenaga Medis Covid-19 Down

Baca juga; Punya Alat TCM tapi Tak Punya Cartridge, Bontang Belum Bisa Diagnosa Covid-19

Pelaku masih memaksa korban memberikan uang atau barang berharga. Lantaran tidak dapat yang dimau, kemudian pelaku melempar kunci ke dalam mobil. Ia membanting pintu mobil karena tidak diberi uang. Lalu pergi begitu saja.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melaui Kabag Humas Polres Bontang, Rabu (27/5/2020).

Sementara seorang lagi yang dikatakan korban membawa senjata api, ternyata tak ada hubungannya dengan tersangka. Diketahui pria yang memanggul senjata tersebut warga Telihan, Bontang Barat. Ia ditetapkan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Pada saat kejadian kebetulan lewat dan menghampiri di TKP karena ingin tahu. Ia tidak kenal dengan pelaku dan korban. Ia keluar membawa senapan angin untuk berburu burung punai dan itu sudah dilakukan setiap malamnya. Dikuatkan oleh keterangan dari istri dan tetangganya," jelasnya.

Untuk diketahui, pelaku ditangkap di Jalan Bhayangkara Nomor 01, Gunung Elai, Bontang Utara, Bontang. Atas perbuatannya ia dijerat pasal 368 atau 335 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara.

"Pelaku mengakui berbuatannya dan baru kali ini berbuat dan menyesalinya," tuturnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved