Virus Corona

9 Alasan Ikatan Guru Indonesia Minta Jadwal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru Digeser ke Januari 2021

Isu terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali sekolah di tengah pandemi covid-19 yang belum reda mendapat tanggapan dari para guru.

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ilustrasi siswa SDN 030 di Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur saat masuk sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru, Senin (15/7/2019). Terbaru, Ikatan Guru Indonesia (IGI) meminta pemerintah menggeser tahun ajaran baru 2020-2021 ke bulan Januari 2021 demi mencegah penularan Virus Corona atau covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO - Isu terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali sekolah di tengah pandemi covid-19 yang belum reda mendapat tanggapan dari para guru.

Setelah sebelumnya PGRI merespons, kini giliran Ikatan Guru Indonesia atau IGI angkat bicara.

IGI tak setuju jika jadwal masuk sekolah tahun ajaran baru 2020/2021 dilaksanakan pada bulan Juli 2020.

Bukan tanpa alasan IGI menolak hal tersebut.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia ( IGI), Muhammad Ramli Rahim membeber 9 alasan terkait jadwal masuk sekolah tahun ajaran baru 2020/2021.

Sikap IGI tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Kabar Gembira, Anies Baswedan Buka Kuota Khusus Anak Tenaga Medis Covid-19 Masuk Sekolah Favorit

"Mengapa? Pertama, memberikan kepastian tahun ajaran baru bergeser ke Januari akan membuat dunia pendidikan memiliki langkah-langkah yang jelas terutama terkait minimnya jumlah guru yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Online," kata Ramli.

Dengan menggeser tahun ajaran baru, Ramli menyebutkan Kemendikbud bisa fokus meningkatkan kompetensi guru selama 6 bulan.

Dengan demikian, di bulan Januari para guru sudah bisa menyelenggarakan PJJ berkualitas dan menyenangkan jika ternyata covid-19 belum tuntas.

"Kedua, menggeser tahun ajaran baru menghindarkan siswa dan orang tua dari stress berkepanjangan," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved