Breaking News:

Kenapa Novel Baswedan Tak Dibunuh Sekalian? Ini Alasan Terdakwa Pilih Siram Air Keras, Ada Tujuannya

Terdakwa Rahmat Kadir Mahulette lebih memilih menyiramkan air keras ketimbangan membunuh Novel Baswedan, alasannya terkuak

Editor: Doan Pardede
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PENYIRAMAN AIR KERAS - Ronny Bugis, terdakwa penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (19/3/2020). 

"Kata dia, oh bisa saja, saya itu Satuan Brimob."

"Saya ingin melihat, 'tuh nyaho sih lu' kalau kata anak sekarang gitu."

"Ingin kasih pelajaran begitu," ungkap Hamdi saat menjadi saksi ahli di PN Jakarta Utara, Kamis (28/5/2020).

Hamdi mengatakan, Rahmat Kadir memang telah lama obsesif dengan sosok Novel Baswedan.

Selama ini, Rahmat Kadir kesal melihat perilaku Novel Baswedan yang dinilai sok suci dan mengkhianati institusi Polri.

"Dia hanya dilihat di televisi. Dia lihat orang ini kok dia tidak suka."

"Petantang-petenteng itu bahasa dia."

"Sok suci, dia sendiri ngorbanin sendiri anak buahnya kok di kasus sarang burung walet."

• Dicecar Refly Harun, Terkuak Perasaan Sandi Habis Rp 1 Triliun di Pemilu, Menyesal & Ogah Maju Lagi?

• Jawab Blak-blakan Sandiaga Soal Pilih Duet Anies atau AHY di Pilpres 2024, Siap Lawan Prabowo-Puan?

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved