Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Timur

Tren Menurun, Sisa 29 Pasien Covid yang Dirawat di RSUD Kudungga Sangatta

Sebelumnya, pada April lalu kami merawat 54 pasien. Baik terkonformasi positif, ODP maupun PDP. Pada 28 Mei ini, jumlahnya terus menurun. Kemarin

Penulis: Margaret Sarita | Editor: Ardians
Tribun kaltim/Margaret Sarita
Dr Yusuf saat memaparkan tentang kondisi perawatan pasien Covid-19 di RSUD Kudungga 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sembuh dan bisa pulang ke keluarga masing-masing, terus bertambah sepekan belakangan ini. Pasien yang dirawat di RSUD Kudungga Sangatta pun, kini tak sebanyak dulu. Tersisa 29 pasien dan semua adalah pasien terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan.

Mewakili Direktur RSUD Kudungga, dr Yusuf mengatakan saat ini di rumah sakit sisa 29 pasien saja yang dirawat, terkait Covid-19. Mereka semua adalah pasien terkonfirmasi positif. Tidak ada lagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Sebelumnya, pada April lalu kami merawat 54 pasien. Baik terkonformasi positif, ODP maupun PDP. Pada 28 Mei ini, jumlahnya terus menurun. Kemarin, ada 30 pasien terkonfirmasi positif. Hari ini, satu pasien telah dinyatakan sembuh, satu PDP juga telah dinyatakan negative dan dua ODP juga telah pulang. Jadi sisa 29 pasien terkonfirmasi positif itu saja yang kami rawat di ruang isolasi dan semua dalam kondisi baik,” ungkap Yusuf.

AHASS Bengkel Resmi Honda Berikan Bantuan ke Pejuang Lawan Covid-19 di Kalimantan Timur dan Kaltara

Test Swab Gratis di Kota Samarinda, Siapa Saja Boleh Tersedia Ratusan Sample, Cukup Bawa KTP

Pilkada 2020, KPU Berau Masih Menunggu Keputusan KPU Pusat

Ali Ngabalin Ungkap Perintah Jokowi soal New Normal setelah PSBB, Pengawasan TNI Polri Lebih Ketat

Ia juga mengatakan saat ini, RSUD Kudungga telah menyiapkan 50 tempat tidur di tiga ruang isolasi. Yakni, Safir, Nilam Barat dan Nilam Timur. Semuanya sudah dilengkapi fasilitas pendukung dan protokoler perawatan pasien Covid-19.

“Kami juga sudah ada fasilitas Tes Cepat Molekuler (TCM) yang bisa mendeteksi secara cepat, apakah seseorang itu terpapar Covid-19 atau tidak. Sehingga RSUD Kudungga tak perlu lagi mengirim sample swab ke Surabaya. Namun, jumlah cartridge yang dimiliki masih terbatas, yakni 60 unit dan telah digunakan sebanyak 20 unit,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal mengatakan tren pasien maupun ODP dan PDP Covid-19 di Kutim memang mengalami penurunan belakangan ini. Untuk ODP tersisa 14 warga saja yang masih dalam proses isolasi mandiri, sementara PDP tersisa satu yang menunggu hasil swab dari 21 pasien dan hasil swabnya 20 pasien ini negative Covid-19.

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 459 kasus, ada empat orang yang dinyatakan positif. “Sehingga dari total 39 kasus Covid-19 yang terjadi di Kutim, sampai saat ini 10 orang telah dinyatakan sembuh. Dua warga yang meninggal dan telah dikubur sesuai prosedur Covid-19, ternyata hasil swabnya negative. Jadi keduanya meninggal bukan karena Covid-19,” ujar Bahrani.

Meski demikian, ia meminta seluruh warga tetap hati-hati dan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam kesehariannya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved