Dua Pemuda yang Bobol Rumah di Balikpapan, Pernah Beraksi di 7 TKP Berbeda

Penyelidikan terhadap dua pemuda yang kompak menjadi spesialis pembobolan rumah di kota Balikpapan terus dilakukan. Sebelumnya kedua pemuda bernama M.

TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Dua pemuda ini kompak jadi spesialis pembobolan rumah di kota Balikpapan. Mereka sudah beraksi di 7 TKP yang berbeda 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Penyelidikan terhadap dua pemuda yang kompak menjadi spesialis pembobolan rumah di kota Balikpapan terus dilakukan.

Sebelumnya kedua pemuda bernama M. Irwan alias Gatot (26) dan Sandi Septia (33) itu mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian.

Namun dari hasil penyelidikan terbaru oleh pihak kepolisian kepada kedua tersangka justru memunculkan fakta baru.

Kedua tersangka ternyata sudah melakukan aksi pencurian serupa di 7 tempat kejadian perkara (TKP) berturut-turut.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi melalui Kanit Jatanras Polresta Balikpapan Ipda RM Sagi Janitra mengungkapkan penyelidikan masih terus dilakukan.

Baca juga: Kisah Pasien Covid-19 Sembuh Asal Kutai Timur, Tiap Hari Video Call dan Rambut Mulai Gondrong

"Kedua tersangka ini ternyata sudah beraksi di TKP berbeda dan ini masih kita akan kembangkan lagi," kataya, Jumat (29/5/2020).

Seluruh barang bukti hasil kejahatan kedua tersangka tersebut saat ini juga telah diamankan oleh petugas di Mapolresta Balikpapan guna kepentingan dan pembuktian pada saat penyelidikan dan sidang di pengadilan nanti.

"Mereka mencongkel jendela dan masuk rumah korban lalu mengambil MacBook seharga Rp 20 juta dan emas. Seluruh BB itu sudah kita amankan," ujarnya.

TKP terakhir yang mereka lakukan adakah di sebuah rumah yang terletak di Jl. Telagasari RT 34, Kelurahan Telagasari, Kecamatan Balikpapan Kota.

Dari rumah tersebut, kedua tersangka berhasil menggondol MacBook Apple seharga puluhan juta rupiah dan perhiasan emas seberat 25 gram.

Baca juga: Kabar Baik, 9 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Terbanyak dari Kutai Timur

Sekadar diketahui, kedua pelaku adalah M Irwan Als Gatot (26) warga Jalan Jenderal Sudirman Gg. Slewangan, Rt. 06, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota dan Sandi Septia (33) warga Jalan Imus Payau Rt. 24, Kelurahan Muara Rapak.

Merek kini telah mendekam di sel tahanan Polresta Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Mereka terancam hukuman di atas 5 tahun penjara sesuai pasal yang disematkan, yakni pasal 363 Undang-undang KUHP Pidana tentang pencurian. (*)

Penulis: Zainul
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved