News Video

NEWS VIDEO Jaga Jarak sampai 2 Meter, WHO Peringatkan Potensi Puncak Kedua Corona

WHO mengingatkan daerah dengan kasus infeksi virus corona menurun masih berpotensi menghadapi puncak kedua pandemi Covid-19.

TRIBUNKALTIM.CO - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) mengingatkan daerah dengan kasus infeksi virus corona menurun masih berpotensi menghadapi puncak kedua pandemi Covid-19.

Hal itu bisa terjadi jika daerah abai pada tindakan konkret pencegahan wabah.

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO, Dr. Mike Ryan mengatakan, dunia saat ini masih berada di tengah-tengah pandemi virus corona gelombang pertama.

Meski temuan positif Covid-19 di sejumlah negara sudah menurun, Ryan mencatat banyak negara yang kasus infeksi virus coronanya meningkat, terutama di kawasan AS, Asia, dan Afrika.

Epidemi kerap datang dalam beberapa gelombang, dengan kata lain wabah bisa kembali saat gelombang awal telah mereda.

Ada potensi infeksi virus corona biang penyakit Covid-19 bisa naik lebih cepat.

Terutama apabila kebijakan konkret pencegahan penyakit untuk menghentikan wabah di gelombang pertama terlalu cepat dicabut.

Melansir CNN (27/5), puncak kedua virus corona diproyeksikan terjadi dengan ciri-ciri temuan kasus positif masih tinggi, namun ada lonjakan tajam infeksi virus corona yang muncul secara tiba-tiba.

Puncak kedua pandemi corona ditengarai tidak rapi atau terpola laiknya gelombang pandemi.

Puncak kedua ini bisa muncul setelah tingkat infeksi penyakit Covid-19 mulai stabil.

Halaman
123
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved