18 Penjudi Sabung Ayam di Bulungan Diringkus di Areal Perkebunan Sawit, Polisi Sita Uang Rp 40 Juta

Polres Bulungan gencar menertibkan berbagai penyakit masyarakat, terutama judi sabung ayam. Sebanyak 18 orang penjudi sabung ayam digerebek aparat Po

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Belnas Pali Padang, memperlihatkan barang bukti uang tunai senilai Rp 40 juta lebih dari hasil judi sabung ayam di lokasi perkebunan sawit, Jl Poros Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Polres Bulungan gencar menertibkan berbagai penyakit masyarakat, terutama judi sabung ayam.

Sebanyak 18 orang penjudi sabung ayam digerebek aparat Polres Bulungan di lokasi perkebunan sawit.

Polisi menyita sejumlah barang bukti di TKP, termasuk uang tunai senilai Rp 40 juta lebih.

Sebelumnya, Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bulungan, AKP Belnas Pali Padang, mengatakan 18 pelaku judi sabung ayam yang diringkus, terancam pidana 10 tahun penjara.

Pelaku judi sabung ayam diringkus di areal perkebunan sawit, tepatnya di Jl Poros Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara ( Kaltara ).

"Mereka terancam dijerat Pasal 303 KUHP, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. Saat ini masih kita dalami perannya masing-masing, untuk menentukan pidananya," kata Belnas Pali Padang kepada TribunKaltim.co, Minggu (31/5/2020).

Baca Juga: Kapolda Kaltara Irjen Pol Indrajit Berpesan Hidup Berdampingan Bersama Covid-19

Baca Juga: Jepang Mulai Praktikkan New Normal, Ada Warga Ingin Keluar Minum dan Menghadiri Konser

Belnas Pali Padang menambahkan, Satreskrim Polres Bulungan ke depannya akan terus melakukan operasi penertiban penyakit masyarakat, salah satunya judi sabung ayam.

Apalagi, kata dia, hal itu telah menjadi atensi khusus Kapolres Bulungan, AKBP Teguh Triwantoro.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved