Banjir di Samarinda

Samarinda Jadi Langganan Banjir, Wakil Ketua DPRD Kaltim Tawarkan Solusi Ibu Kota Provinsi Dipindah

Banjir di Samarinda kerap terjadi dan menjadi sorotan semua kalangan. Intensitas hujan yang tinggi ditambah air Sungai Mahakam pasang dipastikan aka

Editor: Rahmad Taufiq
HO/DOKUMENTASI PRIBADI
Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim menawarkan solusi agar ibu kota provinsi Kaltim, Samarinda dipindah. Pasalnya, Samarinda kerap jadi langganan banjir. 

Faktor kedua ia melihat faktor penduduk Samarinda yang menjadi penyebab banjir. Selain itu aktivitas tambang menambah faktor penyebab permasalahan banjir di Samarinda

"Faktor kedua adalah manusia, utamanya bersumber pada unsur pertumbuhan penduduk akan diikuti peningkatan kebutuhan infrastruktur, pemukiman sampai pada mungkin kurang baiknya drainase atau parit,

saluran air menuju ke sungai dan waduk, belum lagi ditambah aktivitas tambang secara berlebihan yang tak terkendali turut memperburuk kualitas lingkungan Samarinda," ucap politisi PDI-P ini.

Baca juga; Pandemi Belum Berakhir, Legislator Bontang Kalimantan Timur Sepakat Bolehkan Salat 5 Waktu di Masjid

Baca juga; BREAKING NEWS Nelayan Asal Balikpapan Hilang di Perairan Selat Makassar Saat Hendak Memancing

Solusi yang ditawarkannya adalah pemindahan Ibukota Provinsi Kaltim ke daerah lain. Dengan begitu arus penduduk dari luar maupun dalam kota akan berpindah.

Selain itu pemindahan Ibukota Provinsi ini akan mempercepat pertumbuhan wilayah yang dipilih menjadi ibukota provinsi nantinya.

Ia mengatakan, pusat pemerintahan provinsi dapat dipindahkan di pinggiran kota Samarinda atau memilih area baru di Kabupaten lain yang letaknya starategis dan mendukung konsep smart city sebagai jawaban atas tantangan zaman ke depannya.

"Selain itu, kebutuhan penataan kota sebagai antisipasi meningkatnya pertumbuhan ekonomi akibat pertumbuhan infrastruktur, mendistribusikan penduduk kota ini agar tidak terkonsentrasi pada pusat kota sebagaimana saat ini,

sekaligus mengantisipasi potensi yang lebih besar sebelum Ibu Kota Negara benar-benar pindah di Bumi Kalimantan Timur," kata Samsun. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved