Bupati Kukar Beri Motivasi ke Penyalahguna Narkotika di Yayasan Sekata yang Sedang Direhab

Perhatian yang besar ditunjukkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah kepada para penyalahguna narkotika di Yayasan Sekata Tenggarong. Sen

IST
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengunjungi penyalahguna narkotika di Yayasan Sekata Tenggarong. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Perhatian yang besar ditunjukkan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah kepada para penyalahguna narkotika di Yayasan Sekata Tenggarong.

Senin (1/6/2020) kemarin, Bupati Kukar bertemu dan berdiskusi langsung dengan para penyalahguna yang tengah menjalani rehabilitasi, sekaligus memberikan sejumlah bantuan berupa sembako.

"Kami, terutama saya benar-benar merasakan hadirnya seorang pimpinan daerah. Bentuk perhatian ini tentu dapat memotivasi dan membuat semua yang ada di sini semangat," ucap Ketua Yayasan Sekata Tenggarong, Rabin Subhananta.

Menurutnya, terdapat ribuan warga di Kukar yang terjerat kasus narkotika. Dan, para penyalahguna yang terdapat di Yayasan Sekata sangat ingin sembuh dari ketergantungan zat terlarang tersebut.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengunjungi para penyalahguna narkoba
Bupati Kukar Edi Damansyah mengunjungi para penyalahguna narkoba (IST)

"Dengan kondisi wabah Virus Corona ( covid-19 ) seperti ini, penyalahguna yang ingin sembuh juga merasa berat, ditambah dengan stigma masyarakat," ujarnya.

Dalam kunjungan Bupati tersebut, nantinya Pemkab Kukar akan melakukan kerja sama dengan Yayasan Sekata guna memberikan bekal berupa pelatihan kepada penyalahguna narkotika.

Baca juga: Pasukan Militer Amerika Serikat Dikerahkan Donlad Trump, Pulihkan Situasi di Washington

Baca juga: Diumumkan Hari Ini, Kemenag Kaltara Tunggu Kepastian Penyelenggaraan Ibadah Haji dari Menteri Agama

"Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), nantinya kita akan sinkronkan dengan program kita. Setelah dilatih, mereka akan diberikan modal usaha," ucapnya.

Dia, termasuk semua pihak berharap agar warga yang masih terjerat dalam lingkaran hitam narkotika untuk segera mencari jalan keluar, khususnya pengguna narkotika untuk melakukan rehabilitasi.

"Jatuh itu biasa, tapi bangkit merupakan hal luar biasa. Tetap cari jalan terbaik untuk pemulihan," ucapnya. (*)

Baca juga: Mujarab untuk Corona Ringan, Gubernur Maluku Klaim Dapat Obat Herbal dari China, Ini Penjelasannya

Baca juga: Jika Lengah Virus Corona Siap Menyerang, 37 Tenaga Medis Bengkulu Terpapar Covid-19 Saat Melepas APD

Baca juga: Epidemiolog UI Bongkar Penyebab Tingginya Kasus Virus Corona di Wilayah Khofifah, Beber 4 Klaster

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved