Breaking News:

Masyarakat Berpendidikan Makin Tinggi, Pengangguran Makin Tinggi?

PENDIDIKAN merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting pada era digital saat ini. Kualitas pendidikan yang bagus dapat meningkatkan kualitas pe

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
syarakat Berpendidikan Makin Tinggi, Pengangguran Makin Tinggi? 

PENDIDIKAN merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting pada era digital saat ini. Kualitas pendidikan yang bagus dapat meningkatkan kualitas penduduk supaya mampu bersaing dengan negara-negara lain.

Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di Indonesia. Biaya yang dikucurkan pemerintah pun tidak sedikit untuk mendongkrak kualitas pendidikan masyarakat Indonesia.

Bahkan, APBN 2020 berfokus pada peningkatan kualitas SDM dan perlindungan sosial. Anggaran untuk Pendidikan pun mencapai Rp 508,1 trilliun atau 20 persen dari APBN 2020. Anggaran yang cukup besar ini diturunkan menjadi beberapa program, diantaranya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa perguruan tinggi, dll.

Sebagai provinsi termuda, Provinsi Kalimantan Utara terus berusaha untuk tidak kalah dengan provinsi lainnya termasuk di bidang pendidikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI Provinsi Kalimantan Utara pada 2018 sebesar 92,72 persen dan mengalami kenaikan pada tahun 2019 menjadi 93,15 persen.

Angka ini masih di bawah angka nasional yaitu 97,64. APM SMP/MTs Provinsi Kalimantan Utara pada 2018 sebesar 78,20 dan mengalami kenaikan menjadi 78,42. Angka tersebut berada sedikit di bawah angka APM Nasional yang sebesar 79,40. Sedangkan untuk tingkat SMA/SMK/MA, APM Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2018 adalah 64,05 dan mengalami kenaikan pada tahun 2019 menjadi 64,39.

Angka ini sudah melampaui angka nasional yaitu 60,84. Dari angkaangka statistik tersebut terlihat bahwa kualitas pendidikan di Provinsi Kalimantan Utara mengalami kenaikan. Bahkan untuk tingkat SMA/SMK/MA, APMnya sudah melampaui angka APM nasional.

Pada era industri 4.0 ini, pendidikan tinggi dianggap sangat penting untuk dapat bersaing di dunia kerja. Data BPS menunjukkan bahwa penduduk berusia 15 tahun keatas yang memiliki ijazah pendidikan tinggi (minimal D I) di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2018 sebesar 11,42 persen dan naik menjadi 11,79 persen pada tahun 2019.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional yang berada pada angka 9,26 persen. Hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah untuk menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.

Namun, jumlah masyarakat berpendidikan tinggi yang banyak ini bisa menjadi bumerang jika tidak didukung dengan lapangan kerja yang memadai, terutama di sektor yang sesuai dengan minat para pencari kerja yang berpendidikan tinggi.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Kalimantan Utara pada Februari 2018 adalah 4,68 persen, sedangkan pada Februari 2019 naik menjadi 5,80 persen. Pada Februari 2020, TPT Provinsi Kalimantan Utara mengalami penurunan menjadi 5,65 persen.

Halaman
123
Tags
Opini
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved