BNNP Kaltim Sita 2250 Gram Sabu

BREAKING NEWS BNN Provinsi Kaltim Bongkar Sindikat Pengedar Sabu dari Riau, Amankan 2.250 Gram Sabu

Badan Narkotika Provinsi atau BNNP Kaltim bersama Bea Cukai Kanwil Kalbagtim, dan Provinsi Riau meringkus sindikat pengedar Narkoba antar Provinsi

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
BNNP Kaltim, BNNP Riau, BNN Samarinda dan BNN Balikpapan bersama Dirjen Bea Cukai Kanwil Kalbagtim berhasil meringkus pelaku pengedar Narkoba Lintas Provinsi berinisial HN. BNNP berhasil mengamankan 2.250 gram Sabu dan 500 gram inex. 

 TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Narkotika Provinsi atau BNNP Kaltim bersama Bea Cukai Kanwil Kalbagtim, dan Provinsi Riau meringkus sindikat pengedar Narkoba antar Provinsi, Rabu (3/6/2020).

Pengedar berinisial HN merupakan pelaku pengedar Narkoba Lintas Provinsi Kaltim-Riau.

Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan pelaku berinisial HN menyamarkan pengiriman barang haramnya menggunakan jasa ekspedisi.

Informasi berawal dari adanya paket yang mencurigakan tujuan Balikpapan. Kemudian pihaknya mendalami paket yang mencurigakan tersebut.

"Sehingga mendapatkan informasi yang akurat dan selanjutnya disiapkan tim terpadu untuk rencana penindakan," ucap Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon, Rabu (3/6/2020).

Baca juga; Gegara Truk Berhenti Melintang di Jalan, Kondisi Jl. MT.Haryono Samarinda Padat Merayap

Baca juga; Dukung Pelaku UMKM, Ketua Kadin Yaser Arafat Imbau Gunakan Aplikasi Lokal Buatan Anak Balikpapan

Baca juga; BREAKING NEWS Gunakan Mobil untuk Mengetap, Pria di Bulungan Kalimantan Utara Dibekuk Polisi

Setelah itu BNNP Kaltim bersama BNNP Riau, BNN Samarinda, BNN Balikpapan, dan Dirjen Bea Cukai berkoordinasi dan berhasil menangkap warga asal Balikpapan berinisial HN.

Dalam penindakan tersebut berhasil mengamankan barang bukti berupa satu dus paket, satu lembar bukti Pengiriman, 10 buah toples plastik lulur, delapan bungkus sabu seberat 2.250 gram, empat bungkus inex seberat 500 gram dan beberapa barang bukti lainnya.

"HN mengakui bahwa dirinya dimintai tolong oleh seseorang berinisial GN untuk jasa ekspedisi mengambil paket tersebut kemudian diserahkan ke GN," Halomoan Tampubolon. (Jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved