BNNP Kaltim Sita 2250 Gram Sabu

Kasus Berbeda, Honorer di Instansi Pemkot Balikpapan Jualan Sabu. Berikut Alasannya

Selain membekuk sindikat pengedar narkoba lintas provinsi, BNNP Kaltim turut membekuk pengedar narkoba lainnya. Pria berinisial AA alias UD

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
AA alias UD ( paling kiri berbaju biru nomor 19 ) merupakan petugas honorer di BPBD Kota Balikpapan. Ia menjual sabu karena kebutuhan ekonomi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Selain membekuk sindikat pengedar narkoba lintas provinsi, BNNP Kaltim turut membekuk pengedar narkoba lainnya. Pria berinisial AA alias UD ini merupakan pengedar berdomisili Kota Balikpapan.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim, Halomoan Tampubolon didampingi oleh Kanwil DJBC Kalbbagtim, Zaeni dan Kepala BNNK Balikpapan, M Daud. “Kami dari BNNP Kaltim, mengungkapkan tindak pidana narkotika di Balikpapan. Yang dimana tersangka berinisial AA alias UD,” kata Kepala Bidang Pemberantasan, H. Tampubolon kepada awak media, Rabu (3/6/2020) siang.

Petugas saat mengamankan tersangka, tidak melakukan perlawanan dan bersikap kooperatif. “Pelaku saat diamankan petugas bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya. Serta menunjukkan barang bukti yang disimpan,” tambahnya.

Lebih lanjut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti sebanyak 6 paket narkotika jenis sabu, 1 buah alat hisap, 1 korek gas, 1 unit Handphone, dan 1 buah kotak lulur. “Tersangka menjual paket sabu tersebut seberat 3,72 gram/brutto seharga Rp 200.000 selama 2 bulan terakhir,” jelasnya.

Baca juga; Pemerintah Resmi Batalkan Ibadah Haji 2020, Sanksi Penjara dan Denda Miliaran yang Nekat Berangkat

Baca juga; BNNP Kaltim Tangkap Sindikat Narkoba Antar Provinsi, Tersangka FH Masih Buron

Baca juga; Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Berau, Polisi Temukan Fakta Baru

Saat ditanya oleh petugas, tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya yang juga pernah bekerja di BPBD Balikpapan yang berinisial UL. Ia terpaksa menjual barang haram karena masalah ekonomi.

"Tersangka mengakui terpaksa mengedarkan narkotika jenis sabu sebagai sampingan dan tambahan pendapatan untuk ditabung. Dimana bila mencukupi untuk biaya renovasi rumah dan melunasi BPKB kendaraan yang digadaikan," kata Halomoan Tampubolon.

Tersangka merupakan salah satu satu tenaga honorer BPBD di Kota Balikpapan (bagiam pemadam kebakaran). Tersangka diamankan oleh petugas berwajib pada hari Minggu 31 Mei 2020.

Baca juga; Majelis Hakim Nyatakan Presiden Jokowi dan Menkominfo Bersalah Karena Blokir Internet di Papua

Baca juga; Pengembangan Penangkapan HN, Pelaku Berinisial GN Ditangkap di Balikpapan

Dalam penangkapannya tersangka yang berinisial AA, berdasarkan laporan dari warga sekitar RT 30 di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

Dari pemeriksaan lebih lanjut, tersangka sebelumnya pernah mengkonsumsi barang haram tersebut sejak 20 tahun terakhir dan sempat berhenti. Namun, memulai mengkonsumsi lagi sejak berpisah dengan istrinya.

Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1, serta pasal 127 ayat 1 huruf a berdasarkan Undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan atau denda Rp 1 Miliar.

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved