Pancasila Kuat Pilkada Sehat

MUNGKIN sebagian kita pernah mendengar sebuah adagium: “Indonesia bukan satu-satunya negara yang indah di dunia ini. Indonesia bukan satu-satunya nega

Editor: Tohir
ist
Pancasila Kuat Pilkada Sehat 

Pancasila sebagai pandangan hidup dan wawasan bangsa memiliki nilai konstruktif sebagai pedoman personal maupun sosial. Berikut upaya memaknai Pancasila dalam praktik agenda demokrasi lokal, sebagai berikut:

Sila 1, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dimaknai bahwa bangsa ini mengakui dirinya sebagai bangsa yang religius, menjadikan nilai Ketuhanan sebagai jalan kehidupan. Konsepsi kesadaran ini harus mengikat para pihak dalam praktik politik dengan nilai spiritual, yakni mengedepankan moralitas dan etika.
Jabatan dan kekuasaan yang dilandasi ketaatan kepada Tuhan dapat mengantarkan kepada kebajikan bersama. Menyadari seutuhnya bahwa amanah pasti dimintai pertanggungjawabanNya.

Sila 2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sikap dan nilai saling menyayangi sesama manusia, mengakui persamaan derajat dan menyadari hak kewajiban sesama warganegara. Setiap manusia memiliki hak azasi, maka setiap pilihan politik harus dihormati.
Menentang sikap diskriminasi, intimidasi maupun tindakan intoleran lainnya yang disebabkan perbedaan pilihan.

Sila 3, Persatuan Indonesia. Demokrasi sehat jika terdapat ketersediaan pilihan, alternatif pilihan tersebut secara esensi merupakan saluran kedaulatan untuk tujuan bersama. Memahami perbedaan pilihan politik dalam semangat yang menyatukan.
Jika ketersediaan saluran tersebut telah sesuai dengan peraturan perundangan, maka komitmen tinggi atas persatuan, kesatuan dan keselamatan bangsa akan menjadi titik temu.

Sila 4, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Mengandung makna bahwa kekuasaan adalah dari, oleh dan untuk rakyat. Manfaat kekuasaan adalah kepentingan dan kebaikan rakyat.
Demokrasi harus dijalankan dengan kebijaksanaan serta kepemimpinan memiliki tanggungjawab moril dalam keteladanan.

Sila 5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bahwa kelak dari kekuasaan yang diperoleh menjadi sarana mencapai tujuan bangsa dan negara sebagai tujuan bersama. Menegakan keadilan adalah upaya mencapai tujuan tersebut, mejaga kehidupan bangsa yang berkeadilan.

Dalam konteks di atas maka tugas bersama kita adalah menggali dan menjiwai kembali Pancasila, khususnya dalam kehidupan politik. Dalam perdebatan rivalitas pemilihan bukan siapa yang paling merasa Pancasilais, melainkan siapa yang mengamalkan dan menularkannya di masyarakat.

Mari ambil bagian menampakan wajah Pilkada yang menggembirakan bukan yang menakutkan. Ayo sehatkan Pilkada dengan narasi yang menyejukan, jargon yang menguatkan dan gagasan yang mencerdaskan.

Tentu tulisan ini belum mampu mengulas secara komprehensif urgensi nilainilai Pancasila pada dimensi politik, semata upaya saling mengingatkan bahwa bangsa besar ini memiliki falsafah hidup bangsa yang mampu menghidupkan kebaikan bersama. Menghidupkan Pancasila adalah ikhtiar memartabatkan Pilkada. (*)

Oleh: Aldy Artrian
Anggota Bawaslu Kota Bontang

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved