Wanita Hamil 9 Bulan Ditinggalkan di Samarinda, Suami Siri Pulang Kampung lalu Hilang tanpa Kabar

Wanita hamil 9 bulan ditinggalkan di Samarinda, suami siri pulang kampung lalu hilang tanpa kabar, kini wanita itu bergantung hidup pada tetangga

KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON
SR dalam kondisi hamil 9 saat ditemui di rumah kontrakan Jalan Damanhuri, Samarinda, Kaltim, Rabu (3/5/2020). Pilu, wanita hamil 9 bulan ditinggalkan di Samarinda, suami siri pulang kampung lalu hilang tanpa kabar, kini bergantung hidup pada tetangga, bingung biaya persalinan 

Untuk biaya persalinan sudah dibantu oleh salah satu donator.

Yang jelas kami minta yang bersangkutan fokus untuk lahiran anaknya. Jangan pikir macam-macam,” ungkap Rina.

Ditinggal Suami Saat Hamil, Anak Meninggal hingga Dibawa Paksa Ojek Online

Janji Ceraikan Istri dan Nikahi Korban, Sopir Truk di Blitar Setubuhi Siswi SMA hingga Hamil

Seorang pria beristri berjanji kepada selingkuhannya seorang siswi SMA, akan menceraikan istri dan menikahi korban jika hubungan terlarang mereka aman.

IN (17), seorang siswi Sekolah Menengah Atas ( SMA ) di Blitar, Jawa Timur, hamil dua bulan setelah disetubuhi ZR (23), seorang sopir truk yang bekerja di depan rumahnya.

Diketahui, ZR, warga Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar ini, merupakan pria yang sudah memiliki istri dan satu orang anak. Keluarga korban yang tak terima dengan perbuatan ZR, akhirnya melaporkannya ke polisi hingga pelaku ditangkap.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani mengatakan, terbongkarnya kasus ini berawal saat kakak perempuan korban yang baru pulang dari membeli nasi goreng pada malam hari, memergoki pelaku keluar dari jendela kamar korban.

"Ketika akan masuk rumahnya, ia ( kakak korban ) dikejutkan dengan bayangan orang yang keluar dari jendela kamar adiknya, dengan cara melompat," kata Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani, Senin (1/6/2020) dikutip dari Surya.co.id.

Melihat itu, sambung Ahmad, kakak korban pun berteriak hingga membuat warga berdatangan. "Malam itu juga, kakak korban minta bantuan ketua RT untuk menyelesaikannya. Namun, akhirnya diselesaikan di balai desa," katanya.

Kata Ahmad, pelaku mengenal korban karena sering nongkrong di depan rumahnya. Hal itu karena ZR bekerja di dekat rumah korban. Awalnya pelaku iseng meminta akun Facebook korban, setelah itu ZR pun berkirim pesan singkat kepadanya.

Kemudian pelaku pun meminta nomor telepon korban. Setelah mendapat nomor telepon korban, sambung Ahmad, pelaku kemudian mengajaknya untuk jalan-jalan.

"Ia diajak jalan-jalan ke kota ( Kota Blitar, yang berjarak sekitar 7 km ). Setelah diajak makan, korban diantarkan pulang dan orangtua korban tak tahu," ungkapnya.

Setelah akrab, Febuari 2020 korban pun melancarkan aksi bejatnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved