Breaking News:

Millenial bisa Kuliah Gratis tanpa Membebani Orangtua

KULIAH adalah dambaan setiap orang, terlebih menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat membuat orang harus berjuang lebih keras untuk membu

KULIAH adalah dambaan setiap orang, terlebih menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat membuat orang harus berjuang lebih keras untuk membuat diri mereka "berbeda" dibanding dengan yang lainnya. Sebenarnya orang tidak benar-benar tidak mampu kuliah, sebagian besar mereka belum menemukan jalan atau bahkan tidak mau mencari jalan agar bisa kuliah.

Kalimat tersebut mungkin akan memberi kesan sangat kasar sekali, tapi begitulah kenyataan yang terjadi pada sebagian besar mereka yang baru lulus sekolah.

Ada banyak alasan orang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi diantaranya karena permasalahan ekonomi keluarga, kemampuan akademik yang dirasa kurang, pengaruh teman, akses pendidikan tinggi yang susah, kurangnya dukungan orangtua dan rasa pesimistis akan masa depan setelah mendapatkan gelar sarjana.

Saya adalah satu yang pernah mengalami hampir tidak bisa melanjutkan ke tingkat SMA karena kondisi ekonomi. Jangankan sekolah, untuk makan hari ini saja masih harus mencari. Begitulah kata-kata yang mungkin bisa menggambarkan kondisi kala itu.

Mereka yang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi selalu mempunyai "alasan" untuk berhenti menempuh pendidikan. Mengapa saya menyebut demikian, ada banyak jalan yang sebenarnya bisa ditempuh agar bisa duduk di bangku pendidikan tinggi. Pertama, dengan mencari beasiswa.

Beasiswa umumnya diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik. Jalur beasiswa prestasi ini memang hanya bisa ditempuh mereka yang "tidak biasa".

Nilai istimewa pada raport ataupun ujian nasional harus di atas rata-rata dan sertifikat/piagam penghargaan untuk prestasi non akademik baik di tingkat kota/kabupaten/provinsi/nasional. Namun saat ini banyak juga beasiswa khusus untuk mahasiswa yang kurang mampu.

Bagaimana agar bisa mendapatkan beasiswa pendidikan? Kalian bisa mengakses melalui web resmi perguruan tinggi tujuan, situs resmi penyedia beasiswa (Kaltim Tuntas, LPDP, Bidikmisi, dsb), atau beasiswa LLDIKTI untuk perguruan tinggi swasta yang biasanya bisa diakses melalui informasi kampus tujuan.

Kedua, dengan bekerja sambil kuliah. Jalan ini bisa kalian ambil jika kampus tempat tujuan terdapat banyak perusahaan di sekitarnya. Tidak jarang mahasiswa yang mengambil kelas di malam hari, mereka bekerja di pagi hari. Atau mereka yang kuliah di pagi hari, mengambil kerja part time di malam hari.

Gaji dari tempat kerja jika kalian atur dengan cermat dapat memenuhi kebutuhan kalian dan juga untuk membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Jika kinerja kalian cukup bagus, kalian bisa mengajukan beasiswa dari tempat kalian bekerja melalui program CSR.

Halaman
12
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved