Breaking News:

Virus Corona

Telegram Kapolri Soal Pengambilan Jenazah PDP Covid-19, Anak Buah Surya Paloh Dukung Idham Azis

Telegram Kapolri soal pengambilan jenazah PDP covid-19 dari rumah sakit, anak buah Surya Paloh di Nasdem dukung Idham Azis

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Telegram Kapolri Soal Pengambilan Jenazah PDP Covid-19, Anak Buah Surya Paloh Dukung Idham Azis 

TRIBUNKALTIM.CO - Telegram Kapolri soal pengambilan jenazah PDP covid-19 dari rumah sakit, anak buah Surya Paloh di Nasdem dukung Idham Azis.

Maraknya aksi jemput paksa jenazah pasien PDP covid-19 dari rumah sakit, membuat Kapolri Idham Azis turun tangan.

Kapolri Idham Azis telah menerbitkan Telegram yang mengatur soal pengambilan jenazah pasien dalam pengawasan ( PDP) terkait covid-19 dari rumah sakit.

Langkah Idham Azis tersebut mendapat dukungan dari anak buah Surya Paloh di Nasdem, Ahmad Sahroni.

Sebelumnya kasus pengambilan jenazah pasien PDP covid-19 terjadi di Makassar dan Surabaya yang dilakukan secara paksa tanpa izin dari pihak rumah sakit.

Telegram Mengejutkan Kapolri, Idham Azis Bolehkan Keluarga Ambil Jenazah PDP Covid-19, Ini Syaratnya

Polisi Anak Buah Idham Azis Ancam Pidanakan Masyarakat yang Ambil Paksa Jenazah PDP Virus Corona

Massa Anarkis Pukul Ambulans dan Dorong Petugas, Ini Kronologi Keluarga Bawa Jenazah Pasien Covid-19

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Nasdem ini Telegram Kapolri dapat menjawab kekhawatiran masyarakat soal prosedur pengambilan jenazah PDP covid-19 dari rmah sakit.

Sahroni pun meminta masyarakat mengikuti instruksi tersebut dengan baik.

"Saya sendiri mendukung kebijakan dari Kapolri yang cepat dan sigap dalam menanggapi fenomena pemakaman ini," kata Sahroni dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020) mengutip Kompas.com.

"Hal ini tentunya diharapkan bisa menjawab keresahan warga yang baru saja kehilangan anggota keluarganya karena corona, maupun masyarakat pada umumnya," lanjut dia.

Berdasarkan Telegram Kapolri nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020, rumah sakit wajib segera melakukan tes terhadap jenazah PDP covid-19 untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved