Kedepankan Edukasi Humanis, Masyarakat Puas Kinerja Polri saat Pandemi

SEJUMLAH daerah di Indonesia telah menjalankan fase kehidupan baru atau dikenal dengan sebutan 'New Normal mulai 4 Juni 2020.

Editor: Tohir
IST
Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono tengah meninjau dapur umum di Polresta Balikpapan yang disiapkan untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19 

Hasil survei tersebut akan menjadi penyemangat jajaran Polri-TNI dalam melaksanakan tugas kemanusiaan yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Kapolri sangat mendukung jajarannya dalam melakukan sejumlah kegiatan kemanusiaan. Kekompakan Polri dan TNI dalam ikut menangani pandemic Covid-19 memang terlihat di lapangan. Hampir setiap kebijakan pemerintah, baik pusat dan daerah selalu melibatkan TNI dan Polri.

Tidak hanya terlibat dalam pengawasan dan pengamanan selama proses pengetatan social atau PSBB, jajaran Polri juga terlibat langsung aksi kepedulian social terhadap masyarakat terdampak. Seperti menggelar aksi pembagian sembako, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, serta sosialisasi physical distancing kepada masyarakat.

Peran Polri yang demikian krusial dan signifikan untuk mencegah penyebaran Covid-19 tentu menjadi tugas “tambahan” yang tidak pernah diduga sebelumnya. Polri, di satu sisi memiliki tugas pokok sebagai aparat penegak hukum dan penjaga ketertiban umum. Di sisi lain menjadi pihak yang diandalkan untuk menegakkan aturan PSBB.

Pada saat yang sama, seluruh personel Polri di lapangan juga harus meningkatkan kewaspadaan bagi dirinya masing-masing karena kemungkinan tertular virus Corona ini.

*
Kasus Covid-19 hingga saat ini memang belum menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Meskipun di beberapa daerah, sudah banyak pasien positif Covid-19 yang sudah sembuh.

Pola kehidupan baru atau New Normal merupakan salah satu upaya pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas, tanpa mengabaikan upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

Keberadaan Tim Gugas Covid 19 yang melibatkan BNPB, lintas kementerian atau lembaga, Polri, TNI dan pemerintahan daerah sejauh ini sangat berperan dalam mengatasi persoalan pandemic Covid-19 di Indonesia. Hasil survei Indikator tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat sangat puas terhadap kinerja Gugus Covid 19.

Hal ini menunjukkan bahwa sistem responsif pandemi yang dibangun Presiden Joko Widodo benar-benar bekerja dalam menciptakan keamanan dalam dimensi kesehatan, sosial dan ekonomi. Di masa situasi pandemi yang berat ini, mayoritas masyarakat masih percaya kepada Pemerintah Pusat.

Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono Mabes Polri mengungkapkan, Polri telah mendistribusikan 11 ribu ton beras melalui setiap polda. Beras tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi Corona yang masih melanda Indonesia. (merdeka.com)

Sebelum beras tersebut disalurkan, nantinya anggota dari satuan Bhabinkamtibmas melakukan pendataan ulang terlebih dahulu di wilayahnya masing-masing. Diharapkan bantuan beras yang diberikan bisa tersalurkan tepat pada sasaran.

Dalam rangka membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 terutama saat New Normal, Polri akan memberikan edukasi terhadap masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan.

Polri akan terus membantu pemerintah dan mendukung penuh kebijakan pemerintah dengan melakukan upaya preventif, edukasi yang humanis. Represif merupakan pertimbangan yang terakhir dilakukan. (*)

Oleh: Sumarsono, S.Sos
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved