Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Timur

New Normal, Bupati Ismunandar Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Penanganan penyebaran maupun pasien Covid 19 terus dilakukan secara intensif. Terbukti jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus menurun

TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
NEW NORMAL - Bupati Kutai Timur Ismunandar didampingi Sekda Irawansyah mengikuti kegiatan peretmuan virtual membahas penanganan pandemic Covid 19 dan kebijakan new normal. 

SANGATTA, TRIBUN - Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar MT didampingi Sekda Drs H Irawansyah M Si mengikuti kegiatan Virtual meeting kali ini membahas tentang penanganan pandemic Covid 19 di wilayah Kalimantan Timur dan kebijakan new normal yang dilaksanakan di masing-masing daerah.

Dengan harapan, angka pasien Covid 19 di Kaltim tidak terus bertambah dan pelaksanaan new normal tetap dibarengi kepatuhan masyarakat terhadap anjuran melaksanakan protokol kesehatan.

Penanganan penyebaran maupun pasien Covid 19 terus dilakukan secara intensif. Terbukti jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus menurun dan kini tidak ada lagi, Orang Dalam Pemantauan (OPD) tersisa 21 orang dan pasien terkonfirmasi positif Covid 19 yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 22 pasien, dari terkini ada 41 pasien. RSUD Kudungga kini tinggal merawat 18 pasien saja, yang kesemuanya dalam kondisi baik.

“Memang ada penambahan satu pasien positif yang diketahui tengah berada di Balikpapan. Ia pekerja asal Pulau Jawa, yang akan menuju Sangatta, untuk bekerja. Saat masuk di Balikpapan, ternyata hasil rapid testnya reaktif. Kemudian, diperiksa menggunakan PCR, hasilnya juga positif. Kini sedang dalam perawatan di Balikpapan. Jadi belum sampai di Sangatta,” ungkap Ismunandar, yang didampingi pula oleh Kepala Dinkes Kutim dr H Bahrani Hasanal, usai mengikuti virtual meeting di ruang pertemuan Diskominfo Perstik Kutim.

Di bidang pendidikan, lanjut Ismunandar juga tidak ada masalah. Ujian dilaksanakan secara online maupun offline. Para murid yang belum bisa mengikuti ujian secara online, akan dilakukan secara offline. Begitu juga soal pendaftaran murid baru di sekolah-sekolah negeri yang ada di Kutim.

“Laporan dari Dinas Pendidikan, semua sudah dipersiapkan secara matang. Para kepala sekolah sudah diminta mempersiapkan sistem ujian selama pandemic berlangsung. Ada online ada juga offline. Agar seluruh siswa terakomodir. Begitu juga soal pendaftaran siswa baru. Tidak ada masalah,” ungkap Ismunandar.

Sementara mengenai penerapan new normal, Ismunandar mengatakan di Kutai Timur belum diberlakukan new normal. Karena memang tidak termasuk dalam surat yang dikeluarkan Presiden tentang daerah yang bisa menjalankan new normal.

Tapi, pelan-pelan berbagai sektor usaha, tempat berkumpul masyarakat, tempat hiburan juga warung makan, bisa beroperasi dan menerima tamu makan di tempat. Namun, semuanya tetap diimbau agar melaksanakan aturan protokol kesehatan.

“Kita di sini pelan-pelan menuju normal kembali. Bisa keluar rumah, sektor usaha bisa kembali menjalankan usahanya, sektor wisata dan jasa juga begitu. Tapi, tetap memperhatikan faktor protokol kesehatan. Pakai masker saat berada di luar rumah, jaga jarak, rajin mencuci tangan,” ungkap Ismunandar.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved