Virus Corona

Ridwan Kamil Tegur Walikota Bekasi Gara-gara Tempat Hiburan Malam Buka, Ini Alasan Rahmat Effendi

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tegur Walikota Bekasi gara-gara tempat hiburan malam buka, begini alasan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Instagram ridwankamil/bangpepen03
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tegur Walikota Bekasi gara-gara tempat hiburan malam buka, begini alasan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tegur Walikota Bekasi gara-gara tempat hiburan malam buka, begini alasan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi

Masih di masa adaptasi new normal atau normal baru, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi membuka sejumlah tempat hiburan malam ( THM ).

Gara-gara hal ini, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi kena tegur Gubernur Jawa Barat ( Jabar ), Ridwan Kamil.

Dikutip dari wartakotalive.com, Ridwan Kamil meminta pembukaan panti pijat, spa hingga karaoke tersebut dilakukan paling terakhir pada tahapan new normal.

 

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi pun membenarkan atas teguran dari orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Prediksi Ridwan Kamil, Gelombang Kedua Virus Corona Bakal Menyerang Jawa Barat, Ingatkan Hal Ini

Survei Terbaru, Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Sosok Ini Melejit Kalahkan Anies dan Ridwan Kamil

Pernyataan Mengejutkan Walikota Bekasi Soal New Normal: Tak Risau Bila Kasus Melonjak, Ini Dalihnya

Walikota Bekasi Rahmat Effendi Berikan Syarat dan Izinkan Shalat Jumat di Masjid dan Restoran

"Betul pak gubernur ( Ridwan Kamil ) menyampaikan kepada walkot tolong ditinjau kembali dipertimbangkan kembali," ujar Rahmat, kepada awak media, di Stadion Patriot Candrabaga, pada Kamis (11/6/2020).

Pria yang disapa Pepen itu menjelaskan pihaknya tak melakukan pembukaan sepenuhnya tempat hiburan malam tersebut.

Akan tetapi melakukan adaptasi menjelang new normal, sehingga sebagian aktifitas di THM itu mulai dibuka bertahap.

"Nah diluruskan, ini kan masa adaptasi ini kan masa dimana keterpurukan tiga bulan, paling tahu yang melihat kondisinya kan walikota, bupati di suatu daerah," ucap Pepen.

Pepen mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil karena telah diingatkan karena khawatir ada lonjakan kasus.

Akan tetapi, kondisi fiskal Kota Bekasi juga perlu perbaikan jangan sampai terkapar.

"Kita Alhamdulillah pak gubernur mengingatkan jangan sampai terjadi kasus kambuhan, nah semua sektor yang ada kita gerakkan supaya kita terkapar fiskal bukan terkapar itu ( covid-19) aja," beber dia.

Pepen tak ingin akibat terkapar fiskal, pegawai tidak dibayar dan pelayanan pemerintah berantakan.

Pembukaan THM itu juga harus memperhatikan protokol kesehatan, pekerjanya wajib dilakukan rapid test, memakai masker, sarung tangan, rutin melalukan disinfektan dan kapasitas pengunjung dibatasi.

"Ingat, RKUD (rekening kas umum daerah) Kota Bekasi itu sudah mau kering ya, jangan sampai kita nanti tidak mampu membayar hak-hak pegawai. Oleh karena itu, walkot melakukan serangkaian fase-fase simulasi," tandas Pepen.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved