Kamis, 23 April 2026

Waspada, Kini Mulai Dijual Telur infertir di Pasaran Harga Cuma Rp 200/Butir

Apalagi saat ini sudah beredar telur jenis infertir yang bisa membahayakan kesehatan bila di konsumsi.

Editor: Samir Paturusi
muttaimarket.com
Ilustrasi-Saat ini sudah beredar telur jenis infertir yang bisa membahayakan kesehatan bila di konsumsi. 

TRIBUNKALTIM.CO-Bila ada pedagang yang  menawarkan telur ayam dengan harga murah dari harga pasaran, anda harus berhati-hati jangan sampai itu telur yang tak layak untuk dikonsumsi.

Apalagi saat ini sudah beredar telur jenis infertir yang bisa membahayakan kesehatan bila di konsumsi.

Sebagai informasi, menurut laman Kompas.com, telur infertil termasuk dalam kategori telur HE (hatched egg).

Telur HE merujuk pada telur yang tak digunakan atau produk yang tak terpakai dari perusahaan breeding ayam broiler atau ayam pedaging.

Selain dari telur infertil, telur HE bisa berasal dari telur fertil namun tak ditetaskan perusahaan breeding.

Baca Juga

Telur hingga Ikan Salmon, Inilah 5 Makanan dan Minuman yang Sangat Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

Cara Bikin Cupcake Cokelat Putih Telur Super Enak, Hadir dengan Tampilan yang Sangat Menarik

Cara Bikin Botok Telur Asin Super Enak, Menu Sederhana yang Rasanya Juara

Alasannya antara lain suplai anakan ayam atau DOC (day old chick) yang sudah terlalu banyak, sehingga biaya menetaskan telur lebih mahal dari harga jual DOC.

Perlu diketahui juga, telur infertil umumnya sudah mulai membusuk dalam seminggu.

Tedi juga khawatir dengan telur infertil yang dijual di Pasar Cikurubuk.

Telur itu nantinya bakal jadi anak ayam tapi gagal.

Seperti yang ditemukan di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Jawa Barat.

Petugas menemukan telur infertil yang ikut dijajakan di salah satu kios pedagang telur ayam ras, Selasa (9/6/2020).

Setelah dipecahkan dan dicek ternyata benar, telur tersebut infertil.

Petugas pun langsung mengamankan beberapa telur itu.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi, yang memimpin sidak, mengatakan, sidak dilakukan setelah beredarnya informasi adanya telur infertil di Pasar Induk Cikurubuk.

"Benar saja setelah kami lakukan sidak, ditemukan telur infertil. Langsung kami amankan, karena dikhawatirkan sebelum terjual sudah membusuk, karena hanya tahan seminggu," kata Tedi.

Tak hanya di pasar tradisional, telur infertil juga sempat diduga dijual via online.

Berita mengenai telur infertil dijual via online ini heboh pada Mei 2020 kemarin.

Bahkan penjual secara terang-terangan menyebut telur yang dijajakannya sebagai telur infertil.

Telur itu dijual seharga Rp 200 saja per butir.

"Yang minat telur infertil mangga, harga 200/butir lokasi Purwakarta," tulis warganet di grup Komunitas Peternak Ayam Petelur.

Dilarang Dijual

Telur infertil dilarang untuk dijual.

Larangan tersebut diatur dalam Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

Dalam Bab III pasal 13 disebutkan, pelaku usaha integrasi, pembibit GPS, pembibit PS, pelaku usaha mandiri dan koperasi dilarang memperjualbelikan telur tertunas dan infertil sebagai telur konsumsi.

Hal itu juga diungkapkan Tedi Setiadi,

Dia menegaskan, sesuai dengan Permentan nomor 32 tahun 2017, telur infertil tak boleh diperjualbelikan.

Dia mengingatkan agar masyarakat lebih waspada saat membeli telur, termasuk tak tergiur harga telur yang murah.

Baca Juga

Bisa Mencegah Penyakit Kronis hingga Meningkatkan Penglihatan, Manfaat Telur Puyuh Bagi Kesehatan

Tahukah Anda, Inilah Manfaat dan Aturan Konsumsi Telur untuk Pasien Penderita Diabetes

Cara Bikin Telur Ceplok Bumbu Bali Super Enak, Menu Sahur yang Sedapnya Sulit Dilupakan

Telur infertil ternyata dapat berbahaya jika dikonsumsi.

"(Telurnya) langsung kami amankan, karena dikhawatirkan sebelum terjaul sudah membusuk, karena hanya tahan seminggu," kata Tedi.

"Jika telur infertil membusuk sampai dikonsumsi, bisa bahaya. Kan ada bakteri juga," sambungnya.

Ciri-ciri Telur Infertil

Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN), Blitar Rofiyasifun pernah mengatakan, ada beberapa ciri fisik yang bisa dibedakan antara telur infertil dan telur ayam negeri.

Telur infertil memiliki ciri fisik yaitu cangkangnya berwarna pucat atau putih.

Sedangkan, telur ayam ayam negeri warna cangkangnya agak kecokelatan.

"Paling gampang bedakannya, kalau ciri telur HE itu warnanya pucat. Kalau telur biasa kan warnanya agak cokelat. Memang telur ayam negeri juga ada yang putih, itu biasanya berasal dari ayam yang sakit, tapi itu jumlahnya sedikit," ujar Rofiyasifun, Selasa (13/5/2020), dikutip TribunJabar.id dari Kompas.com.

Selain itu, lanjutnya, telur infertil juga memiliki harga yang relatif murah.

Harganya hanya berada di kisaran Rp 7.000 sampai Rp 10.000 per kg, jauh di bawah harga telur ayam ras yang umumnya dijual di pasar di atas Rp 20.000 per kg.

"Murah karena telur ini harus segera cepat dijual, karena dia akan cepat busuk dalam seminggu. Makanya dijual sangat murah. Dari sisi kualitas juga kurang. Telur HE harusnya dimusnahkan atau untuk CSR perusahaan," kata Rofiyasifun. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Waspada Telur Infertil Dijual di Pasaran, Ini Ciri-ciri Telur yang Bahaya Dikonsumsi, https://www.tribunnews.com/regional/2020/06/11/waspada-telur-infertil-dijual-di-pasaran-ini-ciri-ciri-telur-yang-bahaya-dikonsumsi?page=all

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved