Virus Corona

Prediksi Ahli Soal Akhir Covid-19 Indonesia Meleset, Awalnya Disebut Reda Agustus, Ini Kabar Terbaru

Peneliti menjelaskan alasan prediksi awal mereka soal covid-19 di Indonesia melenceng dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Editor: Doan Pardede
Freepik.com
PREDIKSI AHLI MELESET - Peneliti dari Pemerintah Provinsi DIY menjelaskan alasan prediksi awal mereka soal covid-19 di Indonesia melenceng dan tidak sesuai fakta di lapangan hari ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Adanya lonjakan kasus harian positif virus Corona atau covid-19 di Indonesia yang mencapai lebih dari 1.000 membuat prediksi ahli soal kapan pandemi mulai reda jadi meleset.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah mulai menerapkan kebijakan new normal.

Sejumlah daerah pun mulai melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), seperti DKI Jakarta yang kini memasuki masa transisi PSBB.

Salah satu yang menjadi patokan bagi setiap negara yang akan melakukan transisi, pelonggaran pembatasan, dan skenario new normal harus memperhatikan enam ketentuan yang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Pemicu Klaster Baru Pasein Covid-19 di Balikpapan, Waktu Dekat Ini Kampung Baru akan Disterilkan

Update Corona Indonesia 12 Juni Mengejutkan! Kasus Harian Tak Lagi Cuma 1.000, Berikut Jumlah Total

Jika Rajin Mengkonsumsi Timun Sejak Kecil Ternyata Bisa Dapatkan Manfaat-manfaat ini Saat Dewasa

Kabar SKB CPNS Digelar 10 Agustus-19 September Hoaks, BKN Beri Perkiraan Waktu, Sudah Bisa Siap-siap

Salah satu ketentuannya adalah penyebaran wabah covid-19 dapat dikendalikan.

Penyebaran wabah bisa dinyatakan telah terkendali jika selama 14 hari terjadi penurunan.

Lantas, seperti apa kondisi di Indonesia?

Prediksi awal Penelitian

Peneliti dari Pemerintah Provinsi DIY menjelaskan alasan prediksi awal mereka soal covid-19 di Indonesia melenceng dan tidak sesuai fakta di lapangan hari ini.

Sebelumnya, pada Penelitian berjudul "Prediksi Periode Penyebaran Kasus covid-19 Berbasis Konteks", kurva kumulatif kasus covid-19 di Indonesia diprediksi terjadi pada pertengahan Mei.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved