Breaking News:

Bioprospeksi dalam Budidaya Rumput Laut di Kaltim

KALIMANTAN Timur merupakan provinsi besar yang berluaskan 127.267,52 km2, menjadikannya sebagai provinsi terluas di Indonesia setelah Papua dan Kalima

Editor: Tohir
kompas.com
Rumput laut 

Tidak lupa dengan memperhatikan dasar perairan (tipe dan sifat substrat) yang digunakan, yaitu dasar perairan sedikit berlumpur atau berpasir, perairan subur atau kurang subur (plankton banyak atau sedikit). Salah satu yang terpenting adalah kualitas air tempat budidaya rumput laut, akses tenaga kerja, perizinan, dan sebagainya.

Langkah kedua dengan melakukan uji penanaman rumput laut dilanjutkan dengan penyiapan areal budidaya, memilih metode budidaya yang akan digunakan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan dan terakhir pemanenan. Di tahap pemanenan, dapat diberlakukan teknologi pasca panen.

Rumput laut perlu dibudidayakan dan dimanfaatkan dengan baik lagi. Apabila negara kita sendiri tidak merasa membutuhkan produk laut ini maka berkebalikkan dengan negara-negara lain. Tercatat pada data permintaan produk rumput laut dunia, terjadi kenaikan setidaknya 40.000 m.t.

Hal ini sangat menguntungkan Indonesia karena berada dalam posisi ke 2 pemasok rumput laut tertinggi di dunia. Karena itu, hal ini dapat dijadikan motivasi dan peluang bagi para masyarakat untuk lebih peduli dan memasarkan biota laut satu ini. Bisa dilihat dari banyaknya manfaat dan prospeksi yang bisa dipertimbangkan. Apalagi Kalimantan Timur memiliki Berau dan Kutai Kartanegara sebagai penghasil produk terbesar dalam provinsi.(*)

Oleh: Grace Sisilia Panjaitan
Mahasiswa Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved