Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Timur

Bupati Berau Ajak Masyatakat Beri Dukungan Pasien Covid-19

saat ini sudah ada 22 pasien yang dinyatakan sembuh, sementara masih ada 16 lagi yang sedang dirawat di rumah sakit.

HUMASKAB BERAU
BERI DUKUNGAN - Hingga saat ini sudah 22 pasien di Berau yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sebanyak 16 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Bupati Betau Muharram mengharap masyarakat untuk turut memberikan dukungan kepada para pasien sembuh tersebut. 

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram mengharapkan masyarakat memberikan dukungan penuh kepada para pasien covid-19. Termasuk yang telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut. Karena dukungan ini menjadi bagian dalam pembangunan mental para pasien.

Muharram mengatakan, penyembuhan mental ini sangat membantu para pasien dalam melawan covid-19. Sehingga sangat diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan diri dari para pasien. Data terakhir dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19, saat ini sudah ada 22 pasien yang dinyatakan sembuh, sementara masih ada 16 lagi yang sedang dirawat di rumah sakit.

Kepada para pasien yang telah sembuh, diharapkan juga bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa di tengah masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat bisa menerima para pasien ini kembali ke komunitas masyarakat.

"Jangan jauhi mereka tapi kita beri dukungan penuh. Sehingga mereka bisa tetap semangat dalam menjalankan aktivitasnya dan kehidupan sosial bermasyarakat," ajaknya.

Menurutnya, pemulihan mental ini merupakan bagian yang sangat penting bagi para pasien baik yang sedang dirawat maupun sembuh. Khusus untuk pasien yang telah sembuh, ia mengajak masyarakat khususnya yang berada dekat dengan mereka untuk tidak menjauhi.

"Karena dia pernah sakit kita jangan sampai menjauhi. Justru selalu diberikan semangat agar mentalnya bisa kembali kuat. Dan tidak menyebabkan sakit yang lainnya. Karena ini sangat mempengaruhi kekuatan tubuh seseorang pada saat mentalnya kuat," tegasnya.

Sementara ia juga menghimbau kepada masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan pada saat menjalankan aktivitas di luar rumah. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya penyebaran virus lagi. Meskipun kondisinya saat ini sudah bisa tertangani dengan baik, namun akses keluar masuk yang terbuka membuat peluang masuknya virus ini masih tetap harus diantisipasi.

"Selalu waspada setiap saat. Karena kondisinya masih harus kita antisipasi, jangan sampai terjadi kecolongan lagi. Karena pengorbanan kita dalam mengatasi virus ini sangat besar. Semua sektor mengalami dampak besar selama beberapa bulan terakhir. Yang akhirnya pemerintah menurunkan bantuan berupa bantual sosial tunai untuk membantu masyarakat yang terdampak," pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved