Rabu, 22 April 2026

Bupati Muharram Akui Pendapatan Asli Daerah tak Maksimal Akibat Pandemi Covid-19

Bupati Berau Muharram mengakui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tidak maksimal akibat Virus Corona atau covid-19.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Bupati Berau Muharram menjelaskan, salah satu sumber PAD Berau yakni pajak hotel dan restoran, namun adanya virus Corona hotel dan restoran di bumi Batiwakkal banyak yang tak beroperasi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram mengakui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tidak maksimal akibat Virus Corona atau covid-19.

Hal itu dikatakan Muharram, menanggapi rekomendasi DPRD Berau untuk meningkatkan PAD Kabupaten Berau, Selasa (16/6/2020).

Muharram menjelaskan, salah satu sumber PAD Berau yakni pajak hotel dan restoran, namun adanya virus Corona hotel dan restoran di bumi Batiwakkal banyak yang tak beroperasi.

"Tentu di masa pandemi ini, PAD kita tidak memungkinkan untuk maksimal, bisa dilihat sumber utama kita kan masih pajak hotel dan restoran dan itu relatif berdampak dan jika mereka beroperasi hingga 40 persen itu sudah bagus," jelas Muharram.

Baca Juga

Pendapatan Angkutan Kota di Balikpapan Turun Hingga 80 Persen Akibat Covid-19

Pendapatan yang Hilang Rp 600 Juta - Rp 700 Juta/Bulan, Persiba Balikpapan Tetap Penuhi Kewajiban

Pedagang Pasar Induk Penajam Keluhkan Menurunnya Pendapatan saat Pandemi Covid-19

Orang nomor satu di Berau itu berharap, dengan penerapan new normal hotel dan restoran dapat kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lanjut Muharram mengatakan, akan mengoptimalkan pajak yang tidak terganggu dengan covid-19.

"Paling yang kita optimalkan yang sifatnya tidak terganggu dengan covid-19 misal pajak PBB dan masih banyak masyarakat kita yang memiliki surat garapan, surat pelepasan bahkan sertifikat itu tidak terdata secara rapi sehingga pajaknya tidak masih belum dibayarkan,

sehingga itu perlu kita optimalisasi pendapatan sekaligus pengawasan agar supaya PAD bisa meningkat," jelasnya.

Saran DPRD Berau dalam rangka mengoptimalkan PAD kata Bupati yakni memberi insentif kepada para petugas pemungut pajak.

"Agar mereka termotivasi dan semangat untuk melakukan pengawasan, mengontrol dan menarik PAD untuk Pemda," tutupnya. (*)

Baca Juga

Kunjungi Samsat Kukar, Wagub Hadi Mulyadi Sebut Dua Hari Pendapatan Pajak Capai Rp 23 Miliar

Tyson Fury Bercokol di Posisi Teratas Petarung dengan Pendapatan Tertinggi, Kalahkan Conor McGregor

APBD PPU Dirasionalisasi Hampir Rp 480 M, Berikut Daftar Item Pendapatan yang Alami Penurunan

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved