Breaking News:

Dinas Perhubungan Penajam Paser Utara akan Bangun Halte di Sepanjang Jalan PPU

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur berencana akan membangun halte-halte di sepanjang Jalan

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Kepala Bidang Prasarana Dishub PPU, Rusli kepada TribunKaltim.co pada Selasa, (16/6/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur berencana akan membangun halte-halte di sepanjang Jalan Benuo Taka, Penajam Paser Utara

Namun, sebelum membangun, Pemkab PPU terlebih dahulu akan menguris izin rencana pembangunan halte di paepanjang jalan yang notabene berstatus jalan Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Prasarana Dishub PPU, Rusli kepada TribunKaltim.co pada Selasa, (16/6/2020).

“Seharusnya yang membangun itu pemerintah provinsi, kita gak boleh membangun halte di jalan raya, makanya kita mau izin dulu ke provinsi,” ujarnya kepada TribunKaltim.co.

Baca Juga: Hasil Rapid Test Hafiz Quran dan Takmir Masjid Al-Ansor di Tenggarong Kukar, Ada 69 Orang

Baca Juga: PHRI Tarakan Pikirkan Nasib Hotel yang tak Ada Kerjasama Karantina Kasus Covid-19, Begini Solusinya

Lanjut dia, saat ini rencana tersebut sudah masuk planning dan tahap survei lokasi untuk menentukan titik-titik halte yang akan dibangun.

“Sehingga nanti tepat sasaran lokasi haltenya,” ungkapnya.

Saat ini ucap dia, sebagian besar di sekolah-sekolah sudah tersedia halte dan kedepan, tidak hanya membangun halte di pinggir jalan saka, melainkan pihaknya juga akan mengarah ke sekolah-sekolah yang ada di kecamatan Babulu.

Baca Juga: Kisah Penggali Kuburan Pasien Covid-19 Balikpapan, Takut Tapi Dipaksa Hingga Siapkan Lubang Cadangan

Baca Juga: Pemicu Klaster Baru Pasein Covid-19 di Balikpapan, Waktu Dekat Ini Kampung Baru akan Disterilkan

“Karena di Babulu ada beberapa sekolah yang belum ada haltenya,” pungkasnya.

Ia menambahkan, untuk pemeliharaan halte yang sudah ada dan terkesan mendekati rusak, pihaknya akan memasukkan anggaran pemeliharaan di APBD 2021 mendatang.

“Agar kita tidak membangun lagi, tapi memperbaikinya,” tutupnya.

( TribunKaltim.co )

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved