Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Meski Pandemi Covid-19, Jahidin Komitmen Tetap Bahas Raperda

setiap pembahasan raperda hingga menjadi perda perlu diperhatikan, sebab perda mesti mengayomi seluruh masyarakat.

HUMAS DPRD KALTIM
Ketua Badan Pembentukkan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jahidin 

SAMARINDA- Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kaltim, Jahidin, mengatakan meski dalam situasi pandemi Covid-19, Raperda yang sedang digodok tetap berlanjut pembahasannya.

Ia juga mengungkapkan, setiap pembahasan raperda hingga menjadi perda perlu diperhatikan, sebab perda mesti mengayomi seluruh masyarakat.

"Dalam arti, merancang raperda harus memastikan jika isi dari raperda tidak boleh mengalami persinggungan dengan masyarakat sekitar," ungkap Jahidin.

Menurutnya, penetapan isi raperda tidak boleh eksklusif atau berpihak kepada golongan tertentu saja. Jangan sampai produk asli daerah ini tidak mengayomi kepentingan masyarakat luas.

Selain itu, juga harus memiliki dasar hukum yang kuat. Agar jika sudah disahkan menjadi perda, tidak ada suatu alasan mendapatkan koreksi dari beberapa pihak yang merasa dirugikan.

Politisi PKB ini menambahkan, raperda juga tidak boleh memiliki konten, isi, dan substansi yang lemah. "Harus berimbang, antara menuntut hak dan melaksanakan kewajiban. Lebih penting, raperda ini juga tidak boleh bertabrakan dengan peraturan di atasnya," sebutnya.

Penentuan isi raperda harus benar-benar mendapatkan kajian dari berbagai sisi, agar produk perda yang dihasilkan benar-benar objektif, konstruktif, tidak subjektif. (advertorial/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved