Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Aparat Rutan Tanjung Redeb Deklarasi Anti Narkoba, Siap Terima Sanksi Jika Melanggar

Apabila masih terjadi pengendalian, peredaran, penyalahgunaan narkoba didalam lapas atau rutan, siap menerima sanksi yang berat

HUMASKAB BERAU
ANTI NARKOBA - Wakil Bupati Berau Agus Tamtomo yang juga Ketua BNk Berau mengikuti deklarasi anti narkoba aparat Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb, Senin (22/6/2020). Deklarasi dipimpin langsung Kepala Rutan Tanjung Redeb, Prayitno. 

TANJUNG REDEB – Jajaran Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Tanjung Redeb, mengikuti deklarasi anti narkoba yang dipimpin langsung Kepala Rutan Tanjung Redeb, Prayitno, Senin (22/6/2020).

Deklarasi dihadiri dan disaksikan Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau. Setelah deklarasi jajaran personil Rutan Tanjung Redeb juga langsung mengikuti tes urine yang dilaksanakan BNK Berau.

Dalam deklarasi jajaran Rutan Tanjung Redeb menyatakan sikap sanggup serta bersedia melaksanakan tugas secara perofesional memelihara keamaan dan ketertiban. Melaksanakan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dalam menciptakan lapas atau rutan bersih dari narkoba.

Apabila masih terjadi pengendalian, peredaran, penyalahgunaan narkoba didalam lapas atau rutan, siap menerima sanksi yang berat sesuai peraturan yang berlaku.

Kepala Rutan Tanjung Redeb, Prayitno dalam amanatnya, menegaskan pelaksanan apel deklarasi merupakan tindaklanjut intruksi dirjen pemasyarakatn bahwa diduga masih ada peredaran narkoba yang dilakukan didalam rutan.

Oleh karena itu kepada seluruh petugas rutan dan lepas agar mengikrarkan diri terhadap peredaran narkoba dan mentaati peraturan yang dibuat untuk membantu memerangi peredaran narkoba.

“Selain itu langkah langkah deteksi dini terhadap keluar masuknya barang dan orang ke dalam rutan, agar diperhatikan secara serius oleh seluruh petugas pemasyarakatan termasuk di Rutan ini,” tegasnya.

Disampaikan Prayitno saat ini Rutan Tanjung Redeb telah menuju wilayah bebas korupsi (WBK) tentunya juga harus diimbangi penguatan reformasi birokrasi dengan revolusi mental, sehingga diharapkan bisa mewujudkan program pembinaan dan penyelenggaraan pemasyaratan dengan outcome meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelaksanaan sistem pemasyarakatan.

“Ditengah realita rutan yang sudah over kapasitas tentunya dugaan peredaran narkoba perlu disikapi langkah langkah strategis, berkoordinasi dengan instansi terkait seperti pihak kepolisian dan BNK Berau yang berada ditengah tengah kita saat ini,” ungkapnya.

Saat ini dikatakan Agus Tantomo ada persepsi di masyarakat bahwa Rutan adalah salah satu pusat peredaran narkoba. Tentu dengan ikrar pernyataan sikap ini ditegaskannya juga sebagai bagian dari membantah persepsi tersebut. Bahwa jajaran Rutan Tanjung Redeb juga terus berupaya untuk membrantas mata rantai peredaran narkoba.

“Ini adalah langkah dan semangat kita bersama untuk mencegah dan membrnatas peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Berau,” tandasnya. (adv/hms4)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved