Breaking News:

Berita Pemkot Kutai Timur

39 ASN Naik Pangkat, Bupati Ismunandar Ingatkan Tak Ikut Politik Praktis

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan beberapa hal pada para ASN yang baru saja menerima SK kenaikan pangkat.

DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
SERAHKAN SK - Bupati Kutai Timur Dr Ir H Ismunandar MT memberikan SK kenaikan pangkat kepada 39 Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Kutim, Sangatta, Rabu (24/6/2020). 

SANGATTA - Bupati Kutai Timur Dr Ir H Ismunandar MT, Rabu (24/6/2020), memberikan SK kenaikan pangkat pada 39 Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

39 ASN berasal dari golongan IIId hingga IIc. Terdiri dari IIIc ke IIId sebanyak empat orang, IIIb ke IIIc sebanyak 10 orang, IIIa ke IIIb sebanyak 10 orang, lima orang penyesuaian ijazah, sembilan orang naik pangkat dari IIc ke IId dan satu orang dari IIb ke IIc.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan beberapa hal pada para ASN yang baru saja menerima SK kenaikan pangkat. Terutama dalam persoalan rumah tangga. Kalau dulu, PNS, ada pembagian beras, tambah anak, tambah juga berasnya. Sekarang beda. Naik pangkat, bisa juga tambah istrinya.

“Jangan naik pangkat tambah bini. Ada itu. Tambah pangkat, tambah jabatan, lalu tambah bini. Pikiran sama saja, tapi bagaimana kita mengendalikan diri. Bagaimana kita menyayangi keluarga,” ungkap Ismunandar.

Ia juga berpesan agar para ASN yang sudah cukup pangkat dan golongan, kalau ada pendidikan kepemimpinan, agar mengikutinya. Karena aturan kerap berubah-ubah. Ada pendidikan dulu baru menduduki jabatan, ada pula yang menduduki jabatan dulu baru ikut pendidikan.

“Jadi, kalau ada kesempatan ikuti. Jangan sampai, ketika teman-temannya sudah masuk struktur, dia ketinggalan. Tanya kenapa, sudah IIId, belum juga diangkat jadi kepala seksi. Ternyata belum ikut PIM,” ujarnya.

Selain itu, di musim politik sekarang ini, karena menjelang pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (pilkada) Kutai Timur, Bupati berpesan agar para ASN tidak mengikuti politik praktis. ASN sebaiknya bersikap professional dan bekerja dengan baik di kantor.

“Musim pilkada, ASN jangan ikut-ikutan. Di kantor saja, kerja. ASN itu, professional saja,” ungkapnya.(advertorial/Diskominfo Perstik Kutim/sar)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved