Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pemkab Kubar Siap Sukseskan Tahapan Pilkada 2020 dengan Penerapan Protokol Kesehatan

dari 15 tahapan pilkada sudah dilaksanakan lima tahapan. Dengan demikian tinggal 10 tahapan lagi yang harus dilaksanakan

HUMASKAB KUBAR
RAKOR PILKADA - Pj Sekdakab Kutai Barat Achmad Sofyan mengikuti rakor Pilkada 2020 yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian secara virtual di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Setkab Kubar, Rabu (24/6/2020). Rakor ini diikuti 270 kepala daerah di Indonesia yang tahun 2020 akan menguikuti Pilkada Serentak 2020. 

SENDAWAR- Rapat koordinasi (rakor) daring atau online diikutin 270 kepala daerah yang melaksanakan pilkada serentak di Indonesia, salah satunya Kabupaten Kubar.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, bagi daerah yang melaksanakan pilkada harus menerapkan protokol kesehatan.

”Wajib disiplin menjalankan protokol kesehatan, menggunakan APD dalam pelaksanaan Pemilukada,”kata Mendagri saat memimpin rakor pemantapan pelaksanaan tahapan pilkada serentak 2020 melalui video conference (vicon).

Ini bertujuan agar pelaksanaan pilkada bisa berjalan dengan baik sesuai tata kelola yang ditetapkan, juga memenuhi standar kesehatan untuk melindungi dari Covid-19.

”Untuk mendukung gerakan disiplin protokol kesehatan itu, KPU harus menyediakan masker, sarung tangan, hand sanitizer dan tempat cuci tangan untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, dari 15 tahapan pilkada sudah dilaksanakan lima tahapan. Dengan demikian tinggal 10 tahapan lagi yang harus dilaksanakan. Untuk itu, dibutuhkan sinergitas antara pemerintah daerah dengan masyarakat agar pilkada serentak 9 Desember 2020 ini bisa berjalan sukses dan aman pelaksanaannya.

Sementara Penjabat (Pj) Sekkab Kubar, Achmad Sofyan, mengatakan Pemkab Kubar sangat mendukung seluruh tahapan pilkada yang dilaksanakan KPU.

“Insya Allah dalam beberapa waktu kedepan akan diselesaikan, apa yang menjadi kebutuhan penyelenggara KPU,” kata Achmad Sofyan, pada rakor pemantapan pelaksanaan tahapan pilkada serentak 2020 melalui vicon, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Setkab Kubar, Rabu (24/6/2020).

Dia menambahkan, pemkab juga sudah menindaklanjuti surat dari Kemendagri tentang bagaimana memanfaatkan dana yang tidak terpakai, karena adanya covid-19 ini. Supaya itu, dialihkan dengan kebutuhan alat pengaman APD itu.

Hal itu sudah dilakukan pemkab dan kebetulan tidak ada penambahan anggaran, mereka melakukan memilah sendiri kegiatan mana yang sudah tidak berlaku dan tidak bisa dibelanjakan, sehingga dialihkan kepada penggunaan APD itu.

Untuk transfer dana hibah ke KPU dari data terakhir itu, sudah 40 persen dan itu ada beberapa tahap. Yang jelas pada saat 2019, masuk anggaran di perubahan 100 persen diterima dan sisanya lagi pada 2020 untuk dua tahap.

“Dalam waktu mendatang akan dirapatkan, untuk menyelesaikan secara 100 persen sisa yang belum di realisasikan oleh daerah kepada penyelenggara,” tambahnya. (advertorial/hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved