Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Satpol PP Larang Pedagang Kaki Lima Berjualan di Sepanjang Jalan Padat Lalu Lintas Tanjung Redeb

“Penertiban yang kita lakukan melalui cara sosialisasi. Jadi pedagang di sana diingatkan bahwa lokasi ini bukan tempat berjualan

HUMASKAB BERAU
BUKAN TEMPAT BERJUALAN - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau secara persuasif meminta para pedagang kaki lima tidak menggelar dagangannya di sepanjang jalan-jalan padat lalu lintas di Tanjung Redeb. Selain itu bukan tempat jualan, keberadaanya menganggu kelancaran berkendaraan seperti di Jalan Milono depan Perpustakaan Daerah, dan Murjani II. 

TANJUNG REDEB - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan sterilisasi kawasan padat lalu lintas, seperti di Jalan Milono depan Perpustakaan Daerah dan Murjani II.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pengendara yang melintasi jalan tersebut. Kepala Satpol PP Berau, Iramsyah mengatakan bahwa upaya penertiban ini dilakukan dengan cara persuasif.

Dengan mengutamakan kepentingan bersama. Sehingga diharapkan tidak terjadinya singgungan antara pemerintah dengan masyarakat yang ada di sana. Karena sebagian besar masyarakat di sana merupakan pedagang kaki lima.

“Penertiban yang kita lakukan melalui cara sosialisasi. Jadi pedagang di sana diingatkan bahwa lokasi ini bukan tempat berjualan karena menganggu kelancaran lalu lintas dan para pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Ditegaskan Iramsyah, pihaknya tidak melakukan pelarangan orang berjualan namun harus dapat memperhatikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat lainnya.

Sehingga diharapkan para pedagang ini bisa bekerja sama untukbisa menciptakan suasana yang aman dan nyaman.

“Penertiban yang kita lakukan ini juga berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2012 tentang Ketentraman dan Ketertiban. Dan karena kita juga mendapatkan informasi dari masyarakat yang merasa cukup terganggu dari para pedagang di sana. Mari kita bersama agar kotakita ini bisa terlihat indah,” tegasnya.

Sementara untuk lokasi lainya, Iramsyah mengatakan bahwapihaknya masih melakukan pendataan. Jika memang terlihat sudah mengangguketertiban masyarakat maka Satpol PP akan melakukan sterilisasi juga.

“Sementara masih dua lokasi saja yang kita tertibkan. Untuk lokasi lainnya tetap kita pantau. Sehingga kita memberikan himbauan kepada para pedagang yang berusaha ini bisa bekerja sama dalam menjaga ketertiban bagi para pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved