Breaking News:

Cover Story

Khawatir Maraknya Peredaran Narkoba, Alifia Tira Tsabithah Waspada dengan Bahaya Obat Terlarang

Khawatir Maraknya Peredaran Narkoba, Alifia Tira Tsabithah Waspada dengan Bahaya Obat Terlarang

TRIBUN KALTIM/CAHYO ADI WIDANANTO
Khawatir Maraknya Peredaran Narkoba, Alifia Tira Tsabithah Waspada dengan Bahaya Obat Terlarang 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Khawatir Maraknya Peredaran Narkoba, Alifia Tira Tsabithah Waspada dengan Bahaya Obat Terlarang

Napas bangsa ada di tangan pemuda. Seperti kutipan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno, pemuda militan dapat mengguncang dunia dengan karyanya.

Terlepas dari itu, narkotika hadir menjadi kerikil tajam masa depan pemuda. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda semakin hari semakin meningkat.

Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa.
Pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur saraf.

Sebagaimana diketahui, sasaran dari penyebaran narkoba adalah kaum muda dan remaja, atau yang saat ini dikenal dengan istilah generasi milenial.

Kondisi ini membuat milenial dengan segudang prestasi di Balikpapan, Alifia Tira Tsabithah cukup khawatir.

"Milenial kan masuk di era modern. Kondisi kekinian membuat arus informasi mengalir deras. Info apapun bisa ditangkap dengan mudah, termasuk aksesibilitas narkotika," ujar gadis berparas rupawan yang juga Duta Anti Narkoba Balikpapan 2013 ini.

Perempuan berambut ikal ini menilai, edukasi tentang lubang hitam obat terlarang sudah dipupuk sejak duduk di bangku sekolah. Namun masih banyak yang lalai.

"Sehingga kunci utama adalah membentengi diri kita dengan iman yang kuat. Harus lebih bisa informatif, tidak pasif tapi aktif. Harus tahu bahaya narkoba seperti apa, lebih ke efek jika dia menggunakan, dan dapat merenggut nyawa juga," tambah mahasiswi Universitas Balikpapan jurusan Manajemen Ekonomi ini.

Tira Tsabithah cukup sering bergabung dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat dan komunitasnya untuk mengedukasi masyarakat, khususnya milenial agar memerangi narkoba.

Meski kerap menjadi pengisi materi, Duta Pemuda 2020 ini memandang dirinya pribadi harus terus ikut teredukasi, sebelum mengedukasi orang lain sehingga menurutnya, jangan berhenti belajar.

Apalagi di masa pandemi Covid-19, dengan keterbatasan yang mengharuskan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, membuatnya ia banyak membaca literasi dan membagikannya di media sosial.

"Sebelumnya sering ikut sosialisasi, dan narasumber di beberapa kegiatan. Selebihnya lebih main di sosmed. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang. Teknologi sangat bermanfaat karena hampir semua orang memegang smartphone-nya masing-masing," tandasnya. (*)

Biofile Model
Nama: Alifia Tira Tsabithah
TTL: Balikpapan, 17 Juni 2000
Hobi: Menyanyi, Menari
Pekerjaan: Mahasiswi, Penyanyi, Atlit
Motto: Always Learn and Never Give Up
Instagram: @alifiatira
Fotografer: Cahyo Adi Widananto
Lokasi Pemotretan: Headstock Coffee Balikpapan

Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved