Breaking News:

Keuangan Daerah Sulit, Walikota Balikpapan Harap Persentase Dana Bagi Hasil Ditinjau Ulang

Ancaman keterpurukan ekonomi saat ini tengah diperparah dengan realisasi pemasukan daerah dari sektor pajak dan retribusi

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Walikota Balikpapan Rizal Effendi. Ancaman keterpurukan ekonomi saat ini tengah diperparah dengan realisasi pemasukan daerah dari sektor pajak dan retribusi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ancaman keterpurukan ekonomi saat ini tengah diperparah dengan realisasi pemasukan daerah dari sektor pajak dan retribusi.

Pasalnya kedua sektor tersebut diproyeksikan akan alami penurunan sekira 50 persen dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Terlebih keputusan dari Pemerintah Provinsi juga akan memangkas sejumlah dana bantuan keuangan sebesar 50% dan dana bagi hasil pajak kendaraan sebesar 60 persen.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kota Balikpapan pun kini tengah berharap prosentasi dana bagi hasil bisa direvisi kembali oleh Gubernur Kaltim ( Kalimantan Timur ), Isran Noor.

Baca Juga: Kementerian Agama Terbitkan Panduan Layanan Menikah di Situasi New Normal Covid-19

Baca Juga: Cara Atasi Trauma Hilangkan Rasa Sedih ala Psikolog, Berangkat dari Curhatan Wanita Gagal Menikah

"Soal DBH dari Provinsi kita maih belum tau. Tempo hari katanya masih akan ditinjau kembali," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Senin (29/6/20).

Besar harpanya dalam pembahasan perubahan DBH, angka prosentase yang berada diatas 50% itu bisa turun. Ini tak lain agar dana yang bisa didapatkan Kota Balikpapan bisa lebih besar.

Pasalnya orang nomor satu di kantor pemerintahan Balikpapan itu mengaku posisi Kota Balikpapan saat ini sedang mengalami kesulitan anggaran.

"Kita berharap pemangkasan DBH ini tidak besar, ya bisa lebih turun lagi harapannya begitu," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved