Virus Corona di Balikpapan

Balikpapan Catat 181 Kasus Positif Covid-19 dan Masuk Zona Merah Tetap Keluarkan Relaksasi Fase Ke-2

Dalam sebulan, kenaikan kasus positif covid-19 mencapai 150 persen. Terlebih saat ini Kota Balikpapan masih berstatus zona merah.

TRIBUN KALTIM/SYAIFUL SYAFAR
Rizal Effendi, Walikota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejak beberapa waktu terakhir, kasus positif Covid-19 atau virus Corona di Balikpapan melonjak drastis.

Dalam sebulan, kenaikannya mencapai 150 persen. Terlebih saat ini Kota Balikpapan masih berstatus zona merah.

Dari data yang dihimpun, pada 24 Mei, kasus yang terkonfirmasi posisif masih sebanyak 51 orang. Sedangkan kemarin, dengan adanya tambahan 6 kasus baru, total kasus menjadi 181 orang.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, meski terjadi lonjakan kasus positif, pemerintah tetap akan melakukan relaksasi fase dua.

Menurutnya lonjakan kasus tersebut mayoritas adalah berasal dari para pekerja dan bukan merupakan warganya. “Nanti kita evaluasinya. Relaksasi tetap akan kita laksanakan tapi protokol kesehatan akan kita ketatkan juga,” katanya, Selasa (30/6/20).

Baca juga; NEWS VIDEO Bentrokan di Madina, 6 Polisi Terluka dan Mobil Wakapolres Dibakar

Baca juga; Golkar Paser Belum Rekomendasikan Nama untuk Pilkada, Kandidat Diminta Sosialisasi ke Warga

Rizal menjelaskan bahwa pengetatan tersebut contohnya akan diterapkan pada pekerja tambang.

Dimana mereka yang akan bekerja di Balikpapan harus menunjukkan hasil negatif berdasarkan swab di daerah asal.

Pekerja di sektor inilah yang diketahui menyumbang banyak kasus positif sejak relaksasi fase pertama berlaku.

Kebijakan tersebut membolehkan aktivitas kerja dibuka lagi. Restoran dan mal kembali boleh beroperasi dengan syarat tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Relaksasi fase kedua kemungkinan awal Juli kita lakukan. Misalnya pertemuan seperti acara pernikahan dan hajatan boleh dilakukan tapi protokol kesehatan dijalankan. Juga objek pariwisata juga akan dibuka,” jelasnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved