Dari Rp 80 Miliar Dana Pembebasan Lahan Bendungan Sepaku-Semoi Dirasionalisasi Menjadi Rp 60 Miliar

Kabag Pemerintahan Setkab Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang menegaskan progres pembebasan lahan pembangunan bendungan Sepaku-Semoi terus berjalan.

Tribunkaltim.co, Heriani AM
Nicko Herlambang 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kabag Pemerintahan Setkab Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang menegaskan progres pembebasan lahan pembangunan bendungan Sepaku-Semoi terus berjalan.

Namun ucap Nicko, informasi terbaru yang ia dapat, anggaran pembebasan lahan tersebut mengalami rasionalisasi dari Rp 80 miliar menjadi Rp 60 miliar.

“Tapi pembebasan lahan itu untuk yang masuk kontruksi 81 hektar itu dan sudah selesai peta bidangnya,” ujarnya. Selasa, (30/6/2020).

Lanjut dia, anggaran pembebasan Rp 60 miliar tersebut difokuskan untuk yang terdampak kontruksi langsung di 81 hektar tersebut. Namun, untuk pembebasan di areal genangan terus berlanjut.

Baca juga; Kabar Baik, Tenaga Kesehatan di Bulungan Kaltara Terpapar Corona Telah Sembuh, tetap Isolasi Mandiri

Baca juga; Risma Menangis dan Bersujud di Kaki Dokter, Playing Victim? Ini Pembelaan Ketua DPRD Surabaya

“Yang 81 hektar prioritas itu yang terkait langsung dengan proyek kontruksinya dan berhubungan dengan lelang pembangunan bendungannya. Makanya kita selesaikan sesegera mungkin, kemudian dilanjutkan lagi nanti,” jelasnya.

Nicko berharap, pembebasan lahan 81 hektar dapat segera di bebaskan dan dari BPN Penajam juga memprioritaskan ini untuk dijadikan peta bidang untuk kemudian dilakukan proses.

“Kalau dipeta itu kan yang terdampak pembebasan ada tiga desa, tapi kalau yang 81 heltar ini kemungkinan hanya dua desa saja,” tuturnya.

Namun ucap Nicko, dirinya belum dapat memastikan apakah yang terdampak dari 81 hektar tersebut hanya dua desa atau masuk dalam tiga desa yang akan dibangun bendungan.

“Karena areal 81 hektar itu juga ada berada di bagian sudut perbatasan antara Desa Argomulyo, Desa Sukomulyo dan Desa Tengin Baru. Tapi nanti kita akan cek kembali datanya,” pungkasnya.(*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved