Ekonom Indef Usul BPIP Dibubarkan Saja, Dinilai Tidak Produktif Anggaran Sampai Rp 1 Triliun

Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara mengusulkan pemerintah membubarkan lembaga yang tidak produktif.

TRIBUNNEWS.COM
Bentuk mata uang rupiah. Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara mengusulkan pemerintah membubarkan lembaga yang tidak produktif. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara mengusulkan pemerintah membubarkan lembaga yang tidak produktif.

"Lembaga-lembaga yang tidak produktif, yang anggarannya Rp 200 miliar sampai Rp 1 triliun seperti BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) itu dibubarkan saja."

"Buat apa teriak Pancasila, bikin konser."

"Padahal kalau dibubarkan sekitar Rp 217 miliar dalam setahun kita bisa untuk rapid test gratis untuk 700 ribu orang, kalau masing-masing biayanya Rp 280.000 orang per tes," tutur Bhima saat Diskusi Publik Bravos Radio Indonesia, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Kementerian Agama Terbitkan Panduan Layanan Menikah di Situasi New Normal Covid-19

Baca Juga: Cara Atasi Trauma Hilangkan Rasa Sedih ala Psikolog, Berangkat dari Curhatan Wanita Gagal Menikah

Kemudian, Bhima menyebut Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi juga tidak produktif.

"Kemudian Kemenko Maritim dan Investasi itu, dari awal sudah ditentang."

"Kenapa harus ada maritim dan investasi, sudah fungsinya tidak nyambung."

"Kemudian BKPM juga ditarik di bawah Kemenko Maritim dan Investasi, yang harusnya BKPM berada di bawah Kementerian Perekonomian," terangnya.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved