Virus Corona di Balikpapan

Masuk Zona Hitam, Pemkot Balikpapan Tetap Keluarkan Relaksasi Fase Kedua

Sejak beberapa waktu terakhir, kasus positif Covid-19 atau virus Corona di Balikpapan melonjak drastis. Sebulan, kenaikannya mencapai 150 persen.

TRIBUNKALTIM.CO, CAHYO ADI WIDANANTO
Walikota Balikpapan Rizal Effendi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejak beberapa waktu terakhir, kasus positif Covid-19 atau virus Corona di Balikpapan melonjak drastis. Sebulan, kenaikannya mencapai 150 persen.

Terlebih saat ini dari data grafis Kalimantan Timur, Balikpapan sudah tak berstatus zona merah melainkan naik ke zona hitam.

Dari data yang dihimpun, pada 24 Mei, kasus yang terkonfirmasi posisif masih sebanyak 51 orang. Sedangkan kemarin, dengan adanya tambahan 6 kasus baru, total kasus menjadi 181 orang.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, meski terjadi lonjakan kasus positif, pemerintah tetap akan melakukan relaksasi fase dua.

Menurutnya lonjakan kasus tersebut mayoritas adalah berasal dari para pekerja dan bukan merupakan warganya. “Nanti kita evaluasinya. Relaksasi tetap akan kita laksanakan tapi protokol kesehatan akan kita ketatkan juga,” katanya, Selasa (30/6/20).

Baca juga; Tarif Tol Balsam Dinilai Tinggi Perlambat Ekonomi Kaltim, Makmur HAPK: Kita Penyumbang Terbesar APBN

Baca juga; Ingin Mencari Sepeda, Inilah Daftar Harga Sepeda Lipat Terbaru Merek Polygon, Urbano 3 Rp 4 Juta

Rizal menjelaskan bahwa pengetatan tersebut contohnya akan diterapkan pada pekerja tambang.

Dimana mereka yang akan bekerja di Balikpapan harus menunjukkan hasil negatif berdasarkan swab di daerah asal.

Pekerja di sektor inilah yang diketahui menyumbang banyak kasus positif sejak relaksasi fase pertama berlaku.

Kebijakan tersebut membolehkan aktivitas kerja dibuka lagi. Restoran dan mal kembali boleh beroperasi dengan syarat tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Relaksasi fase kedua kemungkinan awal Juli kita lakukan. Misalnya pertemuan seperti acara pernikahan dan hajatan boleh dilakukan tapi protokol kesehatan dijalankan. Juga objek pariwisata juga akan dibuka,” jelasnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved