Pelaku Pengrusakan Baliho Bacalon Pilkada Bontang Diancam Pidana 5,5 Tahun Penjara

Polres Bontang bakal menindaklanjuti laporan pengrusakan baliho salah satu bakal calon yang ikut meramaikan bursa Pilwali Bontang 2020.

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Makhfud Hidayat mengemukakan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki kasus pengrusakan baliho salah satu bakal calon yang akan meramaikan bursa Pilwali Bontang 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Polres Bontang bakal menindaklanjuti laporan pengrusakan baliho salah satu bakal calon yang ikut meramaikan bursa Pilwali Bontang 2020.

Saat ini jajaran Reskrim Polres Bontang tengah menyelidiki kasus pengrusakan baliho tersebut dengan mengumpulkan sejumlah informasi.

Bahkan, ancaman pidana tengah menanti bagi pelaku pengrusakan tersebut. Jika pelakunya lebih dari satu orang, maka mereka akan dijatuhi hukuman kurungan maksimal 5 tahun 6 bulan atau 5,5 tahun.

Seperti diketahui, laporan pengrusakan alat peraga sosialisasi salah satu bacalon di Bontang resmi masuk catatan kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Makhfud Hidayat membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Bahkan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan mencari oknum perusak baliho salah satu bacalon peserta Pilkada Bontang. "Ya, ini lidik (penyelidikan)," katanya, Selasa (30/6/2020).

Saat ini laporan tersebut sudah diterima jajaran Reskrim Polres Bontang untuk ditindaklanjuti. Jajaran reskrim saat ini mengumpulkan informasi seputar pengerusakan baliho tersebut.

AKP Makhfud Hidayat mengatakan apabila pelaku lebih dari satu, maka bisa dijerat pasal 170 KUHPidana.

Pasal tersebut bunyinya: Barangsiapa terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

"Ya, kita lihat nanti pelakunya. Kalau lebih dari satu orang, ya, (kena) pasal 170 KUHPidana," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved