Breaking News:

Restrukturisasi Kredit Perbankan Bagi Pelaku UMKM Bank Kaltimtara Capai Rp 225,3 M

Sejumlah bank syariah, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memberlakukan kebijakan relaksasi penundaan bayar cicilan kred

Penulis: Heriani AM | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
ilustrasi pelaku UMKM di Balikpapan. Total nasabah Bank Kaltimtara sebanyak 11,99 % yang mengajukan relaksasi keringanan kredit adalah pelaku UMKM. 

Angka ini cukup besar. Iwan menambahkan, dari total nasabah Bank Kaltimtara sebanyak 11,99 % yang mengajukan relaksasi keringanan kredit adalah pelaku UMKM.

"Angka ini sifatnya tidak statis, dan sementara masih terus bertambah," tuturnya.

Diketahui, mewabahnya Virus Corona di Indonesia sejak pertengahan Februari lalu, membawa dampak terhadap sektor perekonomian, salah satu bidang yang paling terdampak adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Secara nasional, dengan jumlah sekitar 62,4 juta unit, tidak heran jika UMKM kini jadi yang paling banyak berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia, yaitu sekitar 97% dari total tenaga kerja nasional.

Hal ini tentu memberikan bukti bahwa UMKM merupakan salah satu bidang yang sangat potensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Sehingga pemerintah mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan para pelaku UMKM, salah satunya dengan memberi kebijakan keringanan kredit perbankan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved