Breaking News:

Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat, Walikota Madiun Manfaatkan Lahan Tidur, Buka 30 Hektare

Sayang kalau dibiarkan begitu saja, sementara kebutuhan akan sayur mayur terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk.Lahan tidur harus bermanf

(DOK. Humas Pemkot Madiun)
Wali Kota Madiun Maidi bersama kelompok tani, saat membuka lahan tidur menjadi lahan produktif, di area pertanian Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kecamatan Nambangan Lor, Kota Madiun, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO – Sayang kalau dibiarkan begitu saja, sementara kebutuhan akan sayur mayur terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk. Lahan tidur harus bermanfaat bagi masyarakat.

Selama ini, kebutuhan sayuran, buah, dan palawija warga Kota Madiun, Jawa Timur, dipenuhi kabupaten tetangga, seperti Magetan, Madiun, dan Ngawi.

Padahal, petani yang bermukim di Kota Madiun bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut jika lahan yang ada dimaksimalkan.

Untuk itu, Wali Kota Madiun Maidi, menghidupkan 30 hektar lahan tidur milik Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menjadi lahan produktif perkebunan palawija, sayur, dan buah-buahan.

“Lahan tersebut bisa ditanami cabai, bawang merah, tomat, timun, terong, kacang panjang, lengkap semuanya,” kata Maidi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Agar tidak membebani para petani, Pemkot Madiun membebaskan biaya sewa lahan, pupuk, dan air dari sumur milik PDAM. “Saya kasih gratis, tidak usah sewa,” kata Maidi.

Baca juga; Pesan Pria Ini 1 Hari Sebelum Meninggal 'Membuka Mata' Banyak Orang Soal Corona, Terkuak Penyesalan

Baca juga; Ramalan Zodiak Minggu 5 Juli 2020: Capricorn Kabar Baik Soal Isi Kantong, Aries Dengarkan Suara Hati

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kota Madiun Muntoro Danardono mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 39 kelompok tani untuk menindaklanjuti inovasi Maidi.

Muntoro mengatakan, petani-petani tersebut akan diberi sosialisasi terlebih dahulu. Pasalnya, selama ini petani Madiun lebih banyak menanam padi dan tebu.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved