Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Verifikasi Data IDM, Pemkab Berupaya Wujudkan Kemandirian 50 Kampung di Mahakam Ulu

Sebanyak 47 telah selesai melakukan updating dan verifikasi di tingkat kecamatan,”jelas Kadis DPMK.

HUMASKAB MAHULU
Dr Stephanus Madang SSos MM, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu. 

UJOH BILANG - Dalam rangka mengukur status perkembangan 50 Kampung di Mahakam Ulu (Mahulu), Pemerintah Kabupaten Mahulu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar rapat verifikasi pemutakhiran (updating) Data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020 Tingkat Kabupaten di ruang rapat Kantor Bappelitbangda. Kamis (2/7/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh,SH diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Stephanus Madang,S.Sos,MM tersebut, juga dirangkai dengan penandatanganan berita acara penetapan status kampung pada akhir acara, dihadiri lima camat di Kabupaten Mahakam Ulu, pendamping Gerbangmas dan P3MD.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Pj Sekda Dr. Stephanus mengatakan, updating data IDM memiliki tujuan strategis untuk mengukur status perkembangan/kemandirian 50 Kampung di Mahulu.

Berdasarkan tiga indikator khusus yang telah ditetapkan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi yakni indeks ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan.

RAPAT IDM  - Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mahulu Dr Stephanus Madang SSos MM memimpin rapat verifikasi pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020 di ruang rapat Kantor Bappelitbangda, Ujoh Bilang, Kamis (2/7/2020).
RAPAT IDM - Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mahulu Dr Stephanus Madang SSos MM memimpin rapat verifikasi pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020 di ruang rapat Kantor Bappelitbangda, Ujoh Bilang, Kamis (2/7/2020). (HUMASKAB MAHULU)

“Juga untuk mewujudkan sinergitas pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan antara provinsi dan kabupaten, serta antar kampung, guna pencapaian target dan sasaran pelaksanaan pembangunan secara berjenjang dan terpadu di Kabupaten Mahakam Ulu,” kata Bupati.

Menurutnya, validitas data IDM sangat penting karena merupakan salah satu indikator dasar dalam penghitungan Alokasi Dana Desa pada RAPBN 2021, agar dapat disampaikan secara benar dan sesuai fakta di lapangan.

“Saya berharap bersama-sama kita memperhatikan dan menepati tenggat waktu yang telah ditentukan dalam updating data IDM ini, agar dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai jadwal yang tetapkan,” ujarnya.

Di akhir sambutan,Bupati Bonifasius mengajak seluruh stakeholder mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga kampung untuk membangun sinergitas yang solid. “Kerjasama, koordinasi serta komunikasi merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas dan amanah yang kita emban,” pesan Bupati.

Sementara itu, dalam laporan Kepala DPMK Damianus Tamha SE menuturkan, tujuan updating data untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani pengentasan kampung tertinggal, dan peningkatan kampung mandiri, serta menetapkan status kemajuan dan kemandirian kampung.

Berdasarkan Surat DPMK Nomor : 140/196/DPMK-TU.P/VI/2020/ tanggal 12 Juni 2020 tentang pemuktahiran updating data IDM tahun 2020 dengan tahapan pengimputan data oleh kampung dilaksanakan mulai tanggal 2 - 19 Juni, verifikasi IDM tingkat kampung dilaksanakan 20 - 21 Juni, verifikasi tingkat kecamatan tanggal 22 - 26 Juni 2020.

“Hari ini verifikasi di tingkat kecamatan. Hasil proses penginputan masih terdapat ada tiga kampung yang belum melakukan updating data IDM. Sebanyak 47 telah selesai melakukan updating dan verifikasi di tingkat kecamatan,”jelas Kadis DPMK.(advertorial/hms11)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved